Jokowi Janji PLTP Lahendong dan Ulubelu Serap Ribuan Buruh

Oleh : Irvan AF | Selasa, 27 Desember 2016 - 16:05 WIB

Ilustrasi Energi Geothermal (ANTARA/Puspa Perwitasari)
Ilustrasi Energi Geothermal (ANTARA/Puspa Perwitasari)

INDUSTRY.co.id, Minahasa - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) Lahendong Unit 5 dan 6 di Minahasa, Sulawesi Utara, dan PLTP Ulubelu unit 3 di Lampung menyerap ribuan tenaga kerja.

Presiden Jokowi saat meresmikan proyek PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 serta PLTP Ulubelu Unit 3 yang berlokasi di Lampung di acara peresmian yang digelar di Tompaso, Minahasa, Selasa (27/12/2016), mengatakan setiap bicara soal pembangunan dan investasi pembangkit listrik baru, cenderung selalu hanya berbicara tentang bagaimana target 35.000 MW itu terpenuhi.

"Padahal di sini juga terkait dengan penyerapan tenaga kerja yang sangat banyak," kata Presiden.

Ia mencontohkan, di PLTP Lahendong unit 5 dan 6 serta di Ulubelu unit 3 ada sekitar 2.750 orang mendapatkan pekerjaan di proyek tersebut.

Jumlah itu menurut Presiden, bukan jumlah yang sedikit.

"Ini adalah jumlah tenaga kerja yang tidak sedikit, ini banyak," katanya.

Padahal, ia menambahkan, masih banyak sekali pembangkit-pembangkit listrik yang sedang dikerjakan dan akan dikerjakan pada 2017.

Dalam peresmian itu Presiden didampingi oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut Pertamina Dwi Soetjipto, dan Dirut PLN Sofyan Basir.

Tiga proyek infrastruktur pembangkit listrik tenaga panas bumi PT Pertamina (Persero) tersebut nilai investasinya mencapai 532,07 juta dolar AS atau Rp6,18 triliun dan akan segera beroperasi setelah diresmikan.

Proyek-proyek tersebut meliputi PLTP Lahendong unit 5 dan 6 berkapasitas 2 x 20 MW di Tompaso, Sulawesi Utara.

Proyek selanjutnya adalah PLTP Ulubelu unit 3 dengan kapasitas 1 x 55 MW dengan investasi 250 juta dolar AS yang setara dengan Rp2,8 triliun.(ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 11 Desember 2018 - 08:00 WIB

KEIN: Fundamental Ekonomi Makin Kuat

Wakil Ketua Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta mengungkapkan bahwa kinerja pemerintah dalam mengelola anggaran semakin baik, sehingga membuat kondisi perekonomian Indonesia…

Mentan Amran Sulaiman di Kebon Kopi

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

2018, Ekspor Perkebunan Naik Menjadi Rp432 Triliun

Ditjen perkebunan mencatat adanya peningkatan yang sangat pesat hingga 26,5 persen atau setara dengan 340 triliun untuk hasil ekspor pada tahun 2017. Sedangkan pada tahun 2018, nilai ekpor kebun…

Mata uang Rupiah (Foto Ist)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:47 WIB

Kemungkinan Rupiah Melemah Tanpa Sentimen Positif

Jakarta - Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14561-14442. Pergerakan Rupiah yang menyentuh batas middle bollinger band dikhawatirkan dapat kembali melampaui batas tersebut. Dengan…

Industri Fintech (images: illusionqueststudios.com)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:40 WIB

Perlindungan Konsumen, Prioritas Pengusaha Fintech

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengklaim, telah banyak melakukan kegiatan proaktif dan preventif dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen, bersama Otoritas Jasa…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:20 WIB

Saham PT Urban Jakarta Propertindo Tbk-PT Satria Mega Kencana TbkMulai Diperdagangkan

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham dua perusahaan, yakni PT Urban Jakarta Propertindo Tbk dan PT Satria Mega Kencana Tbk.