Jembo Cable Company Proyeksikan Pendapatan Bersih Naik 19,63 Persen Sepanjang Tahun 2017

Oleh : Hariyanto | Rabu, 04 Oktober 2017 - 14:54 WIB

PT Jembo Cable Company Tbk (ist)
PT Jembo Cable Company Tbk (ist)

INDUSTRY.co.id -Jakarta - PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) memproyeksikan pendapatan bersih sepanjang tahun 2017 ini mencapai Rp2,43 triliun atau naik 19,63% dari pencapaian perseroan di tahun 2016 lalu yaitu diangka Rp2,03 triliun.

Direktur perseroan Antonius Bernady mengatakan, kontribusi pendapatan perseroan ini akan diberikan mayoritas dari kontribusi proyek dari PLN, yakni sebesar 45% dari total pendapatan

"Selebihnya dari free market itu sekitar 20%. Distributor kan ada 2 yang satu Monash sekitar 10%, yang lain itu sekitar 20% dari distributor. Lalu dari Telkom, itu biasanya kan dari Telkom dan dari kontraktornya Telkom itu sekitar 13%," kata Antonius di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Sementara itu, hingga akhir Juni lalu perseroan telah mencapai 41,95% dari target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun yakni sebesar Rp1,02 triliun.

Sementara itu, hingga akhir tahun JECC menargetkan untuk mengantongi laba sebesar Rp153,63 triliun. Dimana hingga paruh pertama 2017 ini perseroan sudah mengumpulkan sebesar RP55,04 triliun atau setara dengan 35,82% dari target.

Hingga akhir Juni, jumlah aset perseroan telah mencapai Rp1,61 triliun, dimana level ini mengalami kenaikan sebeasr 3,11% secara year to date dari level akhir tahun 2016 sebesar Rp1,58 triliun.

Sementara, pada semester 1-2017 jummlah liabilitas perseroan adalah sebesar Rp1,15 triliun, dengan total liabilitas jangka panjang sebesar Rp124,73 miliar dan liabilitas jangka pendek sebesar Rp1,03 triliun.

Adapun jumlah ekuitas perseroan di periode yang sama adalah sebesar Rp461,04 miliar. Sehingga total liabilitas dan ekuitas perseroan saat ini adalah sebesar Rp1,61 triliun, naik 20,50% dari Rp1,58 triliun di akhir tahun lalu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang Sutedja S. Darmono bersama Chief Representative Creed Group Indonesia Tatsuya Ichinomiya serta Direktur PT Jababeka Creed Residence Handoyo Lim saat acara product knowledge Kawana 2 Concierge Golf Apartment

Rabu, 21 November 2018 - 21:10 WIB

Kawana I Laris Manis, Jababeka Residence Luncurkan Apartemen Premium Kawana 2 Concierge Golf Apartemen

Setelah meraih sukses pada proyek Kawana Golf Residence, Jababeka bersama mitra asal Jepang Creed Group kembali melanjutkan kerja sama pengembangan proyek apartemen premium, Kawana 2 Concierge…

Taspen Gandeng BRI persiapkan Road To Second Career bagi ASN dan Pensiunan

Rabu, 21 November 2018 - 21:00 WIB

Taspen Gandeng BRI persiapkan Road To Second Career bagi ASN dan Pensiunan

PT. Taspen (Persero) menggandeng PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam rangka sinergi BUMN menyelenggarakan acara Pra-Launching Kewirausahaan Pensiun Indonesia 2018 yang bertema Road…

Ilustrasi industri Fintech (sindonews.com)

Rabu, 21 November 2018 - 20:41 WIB

Fintech Berpeluang Atasi Inefisiensi di Indonesia

Teknologi finansial atau "financial technology" (Fintech) dinilai sangat berpeluang untuk bisa membantu mengatasi inefisiensi di segala bidang di Indonesia.

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Rabu, 21 November 2018 - 20:33 WIB

Presiden Jokowi Minta Menterinya Terus Perbaiki Bidang Investasi

Presiden Joko Widodo meminta para menterinya terus melakukan perbaikan di bidang investasi sehingga Indonesia lebih kompetitif.

Bank Pembangunan Asia/ADB (Foto ist)

Rabu, 21 November 2018 - 20:22 WIB

ADB: Pasar Obligasi Indonesia Tumbuh Cepat Triwulan III-2018

Laporan Bank Pembangunan Asia (ADB) terbaru menyatakan pertumbuhan pasar obligasi Indonesia termasuk salah satu yang tertinggi di kawasan Asia dalam periode triwulan III-2018.