SCG Ajak Semua Stakeholder Berikan Kontibusi Bagi Investasi Asing di Indonesia

Oleh : Ridwan | Rabu, 04 Oktober 2017 - 07:55 WIB

SCG Resmi Akuisis Indocorr Cikarang Perkuat Bisnis Kemasan di ASEAN
SCG Resmi Akuisis Indocorr Cikarang Perkuat Bisnis Kemasan di ASEAN

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Konglomerat bisnis terkemuka di ASEAN, SCG menghelat sebuah forum diskusi komprehensif, 'Invesment Forum 2017'. Forum ini bertujuan mengajak para pemangku kepentingan untuk turut memberikan peran penting dan kontribusi terhadap Investasi Langsung Asing (FDI) di Indonesia.

Berdasarkan data dari Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM), FDI di Indonesia menyumbang angka bagi jalu pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 14,6 persen. Diperkirakan angka ini akan terus tumbuh sesuai dengan fokus utama pemerintah untuk mendongkrak pembangunan di beberapa sektor.

Dalam sambutannya, Deputi Pengembangan Iklim BKPM, Farah Ratnadewi Indriani mengatakan, untuk mendorong realisasi investasi asing di Indonesia, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan serangkaian Paket Kebijakan Ekonomi.

"Paket kebijakan ekonomi diharapkan dapat dirasakan oleh para pebisnis di Indonesia dalam hal kemudahan dan percepatan serta kepastian izin investasi sekaligus memfasilitasi permasalahan investasi yang sering muncul, sehingga kami percaya kebijakan ini akan membantu mempercepat realisasi investasi," ujar Farah dalam acara Invesment Forum 2017 di Jakarta (3/10/2017).

Sementara itu, Country Director SCG Indonesia, Nantapong Chantrakul menjelaskan, kami percaya bahwa invesatsi SCG di Indonesia telah mendukung fokus pemerintah dalam mewujudkan investasi luar negeri. kami juga berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi negara dalam jangka panjang.

"Dalam forum ini, saya juga mengajak semua pemangku kepentingan termasuk mitra bisnis kami untuk bersama-sama mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia seiring dengan percepatan infrastruktur yang digalangkan pemerintah dan peningkatan proyek investasi swasta yang merupakan pendorong utama untuk menjadikan Indonesia sebagai negara pemimpin ekonomi di Asia Tenggara," jelasnya.

Sekedar informasi, Sejalan dengan fokus pemerintah, SCG telah berinvestasi di Indonesia sejak tahun 1995. Di tahun 2016, aset SCG di Indonesia mencapai US$ 1,4 juta, yang berada dalam tiga unit bisnis inti yaitu cement-building materials, chemicals, dan packaging.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi untuk dapat menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia pada tahun 2030. "SCG menyadari bahwa setiap pemangku kepentingan harus berupaya lebih keras dalam mendukung serta menyukseskan fokus pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur negara demi peningkatan ekonomi nasional," tambahnya.

Sebagai timbal balik atas investasi SCG di Indonesia serta sejalan dengan visi SCG sebagai 'Regional Biusiness Leader' SCG selalu berkomitmen untuk menjalankan bisnis dengan prinsip Sustainable Development yang menciptaka keseimbangan antara ekonomi, masyarakat dan lingkungan.

"Oleh karena itu, beberapa inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan sudah dilakukan oleh SCG diantaranya adalah program beasiswa tahunan," imbuhnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto Ist)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:45 WIB

Ini Janji BI Dampingi UMKM ke Pasar Global

Bank Indonesia menerapkan tiga langkah pendekatan untuk mendorong akses UMKM ke pasar global.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:33 WIB

DPR: Kelompok Cyber Narcoterrorism Gunakan Sosmed Pasarkan Narkoba

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan waswas terhadap kemunculan kelompok "cyber narcoterrorism" yang memanfaatkan dunia maya sebagai media untuk memasarkan narkoba.

Reza Priyambada, analis PT Binaartha Parama Sekuritas (Foto Abe)

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:28 WIB

Kebijakan Trump Bisa Untungkan Obligasi Dalam Negeri

Kembalinya sentimen negatif dapat memberikan imbas negatif juga pada pergerakan pasar obligasi dalam negeri dimana pelaku pasar diperkirakan akan kembali melakukan aksi jualnya.

Bank Indonesia

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:25 WIB

Rupiah Berpeluang Melemah Meski Suku Bunga BI Bertahap

Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.475-14.462. Adanya rilis Bank Indonesia yang mempertahankan level suku bunganya meski positif untuk kondisi makroekonomi.

IFRA 2018 Resmi Dibuka yang berlangsung 20 hingga 22 Juli 2018 di JCC Senayan

Jumat, 20 Juli 2018 - 11:21 WIB

Pameran Waralaba 2018 Ditargetkan Raih Transaksi Rp 200 Miliar

Ajang pameran waralaba atau Interntational Franchise, License &Business; Concept Expo & Conference 2018 resmi dibuka hari ini Jumat (20/7).