Perum Jamkrindo Jamin Investasi Pembiayaan Investree

Oleh : Wiyanto | Selasa, 03 Oktober 2017 - 18:47 WIB

Plt Direktur Utama Perum Jamkrindo I. Rusdonobanu kiri.
Plt Direktur Utama Perum Jamkrindo I. Rusdonobanu kiri.

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Perum Jamkrindo (Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia)  menggarap penjaminan pembiayaan piutang atau invoice financing dari PT Investree Radhika Jaya,  dengan skema peer to peer lending. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk memitigasi risiko gagal bayar serta merealisasikan manfaat hadirnya teknologi pada industri keuangan bagi para pemberi pinjaman atau lender dalam rangka memberdayakan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

“Penandatanganan perjanjian kerjasama Jamkrindo dengan Investree merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap perkembangan teknologi finansial, khususnya peer-to-peer lending di Indonesia. Kami menyadari bahwa teknologi finansial merupakan inovasi digital yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan sektor UMKM serta mampu memberikan dorongan finansial bagi masyarakat unbankable agar menjadi bankable di era serba modern ini, sehingga kami sangat antusias dapat berpartisipasi dalam hal ini.” ujar I. Rusdonobanu selaku Plt. Direktur Utama Perum Jamkrindo di Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Selain terus mengembangkan produk penjaminan atas kredit yang disalurkan melalui teknologi finansial, Perum Jamkrindo menjadi satu-satunya Perusahaan Penjaminan Nasional yang ditunjuk untuk menjamin KUR yang bertujuan untuk mengembangkan UMKM serta Koperasi, juga sebagai Lembaga Penjaminan Sistem Resi Gudang.

Di lain pihak, Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi, mengatakan, “Kami senang dan menyambut baik kerjasama dengan perusahaan penjaminan terkemuka yaitu Perum Jamkrindo. Harapannya, kolaborasi ini mampu meningkatkan rasa percaya dan loyalitas masyarakat terhadap layanan teknologi finansial dan peer-to-peer lending sehingga Investree dapat leluasa mengembangkan inovasi untuk memberikan produk dan layanan terbaik dalam rangka mewujudkan inklusi keuangan yang nyata di Indonesia.”

“Membangun kepercayaan publik membutuhkan komitmen strategis. Selain melalui implementasi transparansi dan pemeliharaan produk dan layanan yang konsisten, dalam mencapai hal tersebut, kita juga perlu mengadakan sistem penjaminan. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan investasi dan transaksi di Investree,” lanjut Adrian.

Hingga saat ini, rasio gagal bayar Investree masih berada di angka 0% dengan total penyaluran pinjaman sebesar Rp 258 miliar. “Sehubungan dengan hal tersebut, kami berkomitmen untuk terus mempertahankan pencapaian tersebut agar paparan risiko kredit Investree tetap pada parameter atau posisi yang baik. Kami pun berharap, jika komitmen tersebut terus terjaga, akan semakin banyak masyarakat yang teredukasi tentang teknologi finansial dan peer-to-peer lending, kemudian berinvestasi secara aktif di platform kami supaya individu dan UMKM yang terbantu semakin sejahtera. Kami pun optimis bahwa kerjasama dengan Jamkrindo tidak akan terbatas pada produk ini saja, melainkan akan berkembang seiring dengan pertumbuhan tren dan model bisnis, salah satunya penyediaan sistem host-to-host agar proses menjadi lebih singkat dan mudah namun tetap aman,” tutup Adrian.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 21:32 WIB

Jokowi-Ma`ruf Amin Nomor Urut 1, Prabowo - Sandiaga Uno Nomor Urut 2

Pasangan Joko Widodo-KH. Ma`ruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dalam Pemilu Presiden 2019. Dengan demikian, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno memperoleh nomor urut 2.

Ilustrasi Rokok Ilegal ((Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 19:59 WIB

Dampak Peredaran Rokok Ilegal, Negara Dirugikan Rp 1 Triliun Pertahun

Peredaran rokok ilegal (tanpa cukai) di Tanah Air ternyata masih cukup besar. Berdasar temuan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui survei cukai rokok ilegal sepanjang tahun 2018, ditemukan…

Hikvision Luncurkan EZVIZ

Jumat, 21 September 2018 - 19:50 WIB

Dolar AS Naik, Pasar CCTV Alami Penurunan Penjualan

Nilai tukar rupiah masih menunjukan tren pelemahan. Kurs mata uang Garuda masih bertengger di level Rp 14.898 per dolar Amerika Serikat.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Jumat, 21 September 2018 - 19:30 WIB

Menperin Yakinkan Investor Singapura untuk Tingkatkan Investasi di Indonesia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meyakinkan kepada investor dan pelaku usaha Singapura untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Beras Impor (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 19:20 WIB

Polemik Impor Beras, Siapa Layak Dievaluasi ?

Hembusannya seperti menemukan momentum saat terjadi polemik impor beras antara Dirut Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.