Angkasa Pura II Gandeng PHRI Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Oleh : Hariyanto | Selasa, 27 Desember 2016 - 11:07 WIB

Angkasa Pura II
Angkasa Pura II

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Angkasa Pura II (Persero) menjalin kerjasama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara.

Direktur Utama Muhammad Awaluddin menuturkan, tujuan kerjasama ini untuk mempromosikan serta mengembangkan pariwisata dan perhotelan Indonesia baik di pasar internasional maupun domestik di area 13 bandar udara yang dikelola Angkasa Pura II.

"Langkah ini juga sebagai bentuk dukungan Angkasa Pura II dan PHRI terhadap program Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara menjadi 20 juta wisatawan di 2019," kata Awal di Jakarta, Jumat (23/12).

Awal mengatatakan, PHRI juga turut melibatkan Angkasa Pura II pada event pariwisata dan perhotelan internasional maupun nasional/domestik serta memberikan dukungan dalam peningkatan frekuensi kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya melalui Bandar udara yang dikelola oleh Angkasa Pura II.

Kerjasama AP II dan PHRI ditandai dengan penandatangan MoU yang akan berlangsung selama tiga tahun, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan karena ini menjadi ajang promosi bersama baik dari pihak Angkasa Pura II maupun PHRI serta peningkatan pendapatan dari sisi aeronautical dan non aeronautical.

"Kami optimistis Angkasa Pura II dapat semakin meningkatkan pergerakan jumlah penumpang di 13 bandara yang dikelola, dengan kerjasama ini. Apalagi dukungan Kementerian Pariwisata khususnya Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam rangka percepatan pembangunan 10 destinasi prioritas sebagai Bali Baru di mana Danau Toba salah satu didalamnya, dan salah satu bandara yang kami kelola disana,” jelasnya.

Kemenpar melakukan strategi 3 A (Airlines—Airport & Air Navigation—Authorities) yang diawali dengan MoU antara perusahaan penerbangan Indonesia dan asing dengan PT Angkasa Pura I, II, dan AirNav Indonesia dalam upaya menambah direct flight (penerbangan langsung) berjadwal melalui pembukaan rute baru, extra flight, maupun flight baru dari pasar potensial serta pemberian incentive airport charge dan pengalokasian prioritas slot di sejumlah bandara internasional di Indonesia.

Angkasa Pura II sudah turut mengambil bagian menyukseskan program prioritas tersebut dengan menjalin kerjasama antar airlines serta institusi pendukungnya.

“Kami sangat terbuka pada penawaran kerjasama dari asosiasi atau institusi yang inline dengan bisnis kami, karena kerjasama ini membuka peluang untuk lebih mengembangkan bisnis kami yang sudah ada saat ini,” jelas Awal. (Hry/ Imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:36 WIB

Industri Daur Ulang Jadi Jalan Keluar Atasi Masalah Sampah Plastik

Ketua Umum Asosisasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine Halim, mengungkapkan, daur ulang adalah solusi jitu dalam mengatasi sampah botol plastik.

Pelayanan di kantor Bank DKI

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:34 WIB

2018, Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9 Persen

Jakarta - Menutup tahun 2018, kinerja keuangan Bank DKI menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi sebesar 27,9%, dari semula sebesar…

Peresmian Kerjasama Proyek KPBU

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:24 WIB

Pemerintah Dorong Skema KPBU Dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa.

MoU BNI Syariah dengan Universitas Juanda Bogor

Jumat, 22 Maret 2019 - 09:45 WIB

BNI Syariah Gandeng Unida Terkait Produk dan Jasa Perbankan

Jakarta - BNI Syariah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Juanda Bogor (Unida). Nota kesepahaman ini terkait dengan pemanfaatan…

Pengurus KTNA

Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23 WIB

KTNA: Bertani Kini Lebih Mudah dan Menguntungkan

Jakarta - Menjalani aktifitas pertanian kini lebih mudah dan menguntungkan. Kementerian Pertanian sudah tepat sasaran dalam membantu petani.