Sinarmas MSIG Life dan BTN Menjalin Kerja Sama Perdana Dalam Distribusi Telemarketing

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 26 September 2017 - 16:47 WIB

Sinarmas MSIG Life dan BTN Menjalin Kerja Sama Perdana Dalam Distrbusi Telemarketing (Foto Rizki Meirino)
Sinarmas MSIG Life dan BTN Menjalin Kerja Sama Perdana Dalam Distrbusi Telemarketing (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, terus menerus berinovasi untuk menghadirkan berbagai produk dan layanan jasa keuangan bagi para nasabahnya. Itu bertujuan untuk meningkatkan pendapatan non-bunga (fee based income).

Kabar terkini adalah Bank BTN melakukan kerjasama bisnis dengan PT Asuransi Jiwa Sinamas MSIG (Sinarmas MSIG Life) di bidang distribusi pemasaran produk dan solusi asuransi jiwa melalui jalur telemarketing.

Kolaborasi yang kami lakukan dengan Sinarmas MSIG Life ini akan meningkatkan daya saing Bank BTN melalui inovasi pengembangan produk. Kerjasama tersebut juga memberi manfaat yang optimal bagi nasabah serta memperkuat industri asuransi jiwa di Indonesia, ujar Handayani, Managing Director Bank BTN, di Jakarta, Selasa (26/09/2017)

Kendati demikian, menurut Handayani, hal terpenting bagi Bank BTN adalah kemitraan tersebut dapat mendukung pencapaian target perolehan pendapatan non-bunga (fee based income) pada tahun ini.

Handayani juga berharap, kerjasama ini dapat meningkatkan utilisasi asuransi di Indonesia yang masih rendah. Pasalnya, melalui jalur pemasaran Bank BTN yang luas, masyarakat dapat memanfaatkan layanan jasa asuransi tersebut dengan lebih mudah.

Kedepan, kondisi tersebut dapat membantu Bank BTN untuk meningkatkan utiisasi asuransi di Indonesia, tukas Handayani.

Dengan kerjasama tersebut, maka semua kalangan nasabah Bank BTN dengan mudah dapat mengakses empat produk unggulan Sinamas MSIG Life yang memberikan perlindungan komprehensif atas risiko kesehatan dan jiwa kepada nasabah dan keluarga.

Keempat produk asuransi jiwa Sinamas MSIG Life yang dimaksud adalah Smart Life Care, Smart Medical Care, Smart Hospital Care dan Smart Accident Care.

Sejak diizinkan berbisnis bancassurance pada Oktober 2014, Bank BTN hingga kini telah bekerjasama dengan 5 perusahaan asuransi, yaitu PT Asuransi Jiwasraya, PT Zurich Topas Life, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia, PT FWD Life Indonesia, dan Sinarmas MSIG Life. (Aaham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto Dok KPU)

Minggu, 23 September 2018 - 09:00 WIB

Raih Tiga Smartphone dan Hadiah Menarik dengan Nyanyikan "Jokowi Lagi"

Sederet keberhasilan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini bisa dinikmati dalam lagu bergenre rock and roll "Jokowi Lagi".

Mendagri Tjahjo Kumolo (Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 08:40 WIB

Perhatikan, ASN Jangan Ikut Kelapa Daerah Dukung Mendukung Capres

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kembali mengingatkan seluruh aparatur sipil negara untuk bersikap netral dan tidak ikut-ikutan dengan kepala daerah dalam dukung-mendukung calon presiden pada…

Prof Dr KH Din Syamsuddin MA (Foto Ist)

Minggu, 23 September 2018 - 08:20 WIB

Din Syamsudin akan Mundur Sebagai Utusan Khusus Presiden

Presiden Joko Widodo mengatakan akan menerima kedatangan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin terkait pengunduran dirinya sebagai utusan khusus presiden untuk dialog dan kerja sama…

Patung Garuda Wisnu Kencana dinyatakan selesai dibangun di lokasi baru, Garuda Wisnu Kencana Culture Parki. Icon baru Bali, salah satu patung tertinggi di dunia, 271 meter, Habiskan 3.000 ton atau setara 2,5 hektar lembaran tembaga.

Minggu, 23 September 2018 - 08:10 WIB

GWK Patung Tembaga dan Tertinggi Ketiga di Dunia

Presiden Joko Widodo merasa senang dan bangga dengan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang menurutnya merupakan mahakarya anak bangsa. Patung GWK layak disebut mahakarya karena merupakan salah…

Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 September 2018 - 08:00 WIB

KH Maruf Amin Resmi Mundur Sebagai Rais Aam PBNU

Ma'ruf Amin resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Rais Aam Ma'ruf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Sabtu (23/8/2019)