BTN Gandeng FWD Berikan Layanan Bancassurance

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 22 September 2017 - 17:35 WIB

Dirut Bank BTN Maryono memberikan penghargaan kepada Dirut PT PP Properti Tbk Taufik Hidayat saat acara BTN Golden Property Awards (Rizki Meirino)
Dirut Bank BTN Maryono memberikan penghargaan kepada Dirut PT PP Properti Tbk Taufik Hidayat saat acara BTN Golden Property Awards (Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dan perusahaan asuransi PT FWD Life Indonesia bekerja sama menyediakan layanan bancassurance atau produk asuransi yang dipasarkan lewat bank.

"Kami sudah banyak melakukan kerja sama bancassurance, namun kali ini punya ciri khas karena premi yang dijual ke masyarakat mininal Rp100 ribu," kata Direktur Utama Bank Tabungan Negara Maryono di Kantor Pusat Menara Bank BTN, Jakarta, Jumat (22/9/2017)

Maryono mengatakan inisiatif kerja sama bancassurance tersebut bagi BTN adalah untuk meningkatkan pendapatan fee-based dan membangun kapasitas sumber daya manusia.

"Kami juga mengajak kerja sama yang lebih dengan FWD, yaitu bagaimana meningkatkan kemampuan karyawan agar punya jiwa pemasaran sebagai agen ataupun staff sales," kata dia.

Maryono juga meminta FWD untuk bisa menjadi konsultan dalam proses pendirian perusahaan asuransi jiwa oleh BTN.

Sementara itu, Presiden Direktur FWD Life Choo Sin Fook mengatakan kerja sama bancassurance pihaknya dengan BTN mendukung program pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan.

"Kami berkomitmen sama untuk memberikan akses seluasnya mengenai produk finansial," ucap dia.

Choo juga mengatakan kerja sama bancassurance dilakukan di momen yang tepat saat terjadi penguatan pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan kondisi makro ekonomi yang membaik.

"Industri asuransi jiwa membukukan kinerja positif. Kuartal I-2017, tercatat premi mencapai Rp57 triliun, atau meningkat 16,4 persen dibanding periode sama tahun lalu. Ini mencerminkan kepercayaan masyarakat akan perlindungan yang diberikan asuransi jiwa," ucap dia.

Produk bancassurance yang diluncurkan BTN dan FWD Life adalah "Bebas Rencana Plus" yang memberikan kepastian proteksi dan pengembalian premi.

Produk tersebut hanya memberlakukan dua pengecualian, yaitu percobaan bunuh diri dan pelanggaran hukum.

"Ini cocok untuk nasabah BTN yang ada passion ke olah raga ekstrem. Kami optimis kemitraan ini akan terus berlanjut melalui produk-produk unggulan," ucap Choo.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Februari 2019 - 19:35 WIB

Lewat INDI 4.0, Kemenperin Pantau Kesiapan Perusahaan Manufaktur Menuju Industri Keempat

Kementerian Perindustrian gencar melakukan sosialiasi kepada para pelaku industri manufaktur di Indonesia mengenai indikator penilaian penerapan teknologi industri 4.0atau Indonesia Industry…

Vivo V15

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:38 WIB

Segera Hadir di Indonesia, Ini Kelebihan Vivo V15

Vivo mulai memperkenalkan V15 sebagai V-Series terbaru dengantaglineGo Up yang segera hadir di pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu lakukan aksi demo terkait harga avtur

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:27 WIB

Serikat Pekerja Pertamina: Ada Enam Hal Dibalik Gejolak Harga Avtur

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) yang membawahi 19 Serikat Pekerja di lingkungan PT Pertamina (Persero) hari ini menggelar unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Assistant Vice President Marketing Podomoro Golf View, Alvin Andronicus

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:24 WIB

Usung Konsep Eco Living, PGV Sediakan Kawasan Untuk Lahan Terbuka dan Nursery

Gaya hidup ramah lingkungan (eco living) bukan hanya menjadi tren baru di dunia. Akan tetapi, gaya hidup ini sudah menjadi kebutuhan, lantaran diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup. Bagi…

MenPAN RB Syarifuddin .memberikan keterangan Pers Usai memberikan SAKIP di Makasar Hari ini

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:11 WIB

Menpan RB, SAKIP Wilayah III Berhasil Hemat Rp 6,9 Triliun

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Drs. Syafruddin M.S.i mengatakan, penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di 186 pemda Wilayah…