Inggris Buka Peluang Kerjasama Penerbangan

Oleh : Irvan AF | Rabu, 20 September 2017 - 09:53 WIB

Pengunjung mengamati pesawat milik maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia pada Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017 di DI Yogyakarta, Jumat (10/3). (ANTARA /Andreas Fitri Atmoko)
Pengunjung mengamati pesawat milik maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia pada Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017 di DI Yogyakarta, Jumat (10/3). (ANTARA /Andreas Fitri Atmoko)

INDUSTRY.co.id, London - Utusan Khusus Pemerintah Inggris Bidang Perdagangan untuk Kawasan Asia. Richard Graham MP menyampaikan peluang kerja sama Indonesia dan Inggris masih sangat luas meliputi berbagai sektor antara lain penerbangan (aviation), pertahanan, siber, pendidikan, maritim dan smart city.

Hal itu disapaikan Richard Graham MP dalam sambutannya pada Indonesia Briefing diadakan KBRI London, bekerjasama dengan kantor perwakilan Bank Indonesia di London, Atase Perdagangan, dan Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) di gedung KBRI London, Selasa (19/9/2017).

Minister Counsellor KBRI London, Thomas Siregar mengatakan acara Indonesia Briefing diadakan untuk pertama di London adalah forum untuk memberikan informasi mengenai perkembangan kondisi ekonomi, politik, sosial dan budaya, serta berbagai peluang investasi dan perdagangan kepada stakeholder di Inggris.

Dubes RI untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia, Dr. Rizal Sukma menyampaikan Indonesia dengan credential sebagai negara demokrasi terbesar di dunia yang juga merupakan anggota G20, memiliki berbagai potensi yang belum mendapat perhatian dari kalangan bisnis di Eropa khususnya Inggris.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. Dr. Yohana Yembise, dalam keynote speech menyapaikan peran perempuan Indonesia sebagai bagian penting pada proses pengambilan keputusan dalam pembangunan di Indonesia. Perempuan juga memainkan peran penting dalam ekonomi, ujarnya.

Diskusi panel Indonesia Briefing dipandu pakar dan pemerhati di bidang politik, ekonomi maupun sosial budaya dibagi ke dalam tiga sesi yaitu update mengenai stabilitas politik dan makro ekonomi menampilkan Direktur Eksekutif Departemen Internasional Bank Indonesia Dr. Aida Budiman, Dubes Sondang Anggraini, Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia untuk WTO di Jenewa, Rainier Haryanto dari Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas, Hiramsyah Thaib dari Kementerian Pariwisata dan Karim Raslan dari KRA Group Consulting,

Sementara itu, mewakili Kementerian Luar Negeri, Dr. Siswo Pramono, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar menyampaikan kebijakan luar negeri Indonesia baik di regional maupun global.

Pada sesi penutup, dibahas pemberdayaan perempuan Indonesia khususnya dalam politik dan pembangunan oleh Ibu Hana A. Satriyo, dari Asia Foundation, sedangkan di bisnis oleh Ibu Helianti Hilman, pendiri Javara Culinary dan peningkatan akses perempuan di sektor keuangan disampaikan Peter Jacobs mewakili Bank Indonesia.

Antusiasme peserta yang sebagian besar berasal dari kalangan usaha Inggris sangat luar biasa terlihat dari jumlah peserta mencapai 120 orang. Melihat animo positif penyelenggaraan Indonesia Briefing sebagai sarana updating berbagai stakeholder di Inggris, akan menjadi program prioritas tahunan KBRI London di masa mendatang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:00 WIB

CIEP Konferensi Politik Luar Negeri Terbesar di Dunia

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengklaim Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia 2017 (CIFP) yang akan diadakan pada Sabtu (21/10) merupakan…

Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:46 WIB

BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk memutuskan untuk menghapus jabatan Wakil Direktur Utama yang selama ini dijabat Sunarso, dan menugaskan dua direksi…

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto (ketiga dari kiri) sedang berlari di ajang Mandiri Bogor Sundown Marathon, Minggu (9/7/2017). (Irvan AF/INDUSTRY)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:25 WIB

Diikuti Pelari dari 50 Negara, Mandiri Jakarta Marathon Siap Digelar 29 Oktober 2017

Ajang lomba lari Marathon, Mandiri Jakarta Marathon yang akan digelar kembali pada 29 Oktober 2017 mendatang akan diikuti sebanayk 16 ribu pelari, bahkan hingga 1.585 pelari yang berasal dari…

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:00 WIB

Indonesia Berperan Terdepan Tangani Masalah Rohingya Myanmar

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia mengambil peran terdepan dalam masalah Rohingya.

Dirut BPJS Ketenagakerjaaan Agus Susanto saat meresmikan Contact Center

Rabu, 18 Oktober 2017 - 17:27 WIB

Aset BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp309 Triliun

Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan mempunyai dana kelolaan sebanyak Rp301 triliun, dengan total aset Rp309 triliun hasil iuran dana masyarakat yang menjadi peserta baik institusi maupun perorangan.