Goodyear Gandeng Tesloop Dalam Percobaan Ban Cerdas Untuk Kendaraan Semi-Otonom

Oleh : Hariyanto | Selasa, 19 September 2017 - 17:31 WIB

Goodyear dan Tesloop Berkolaborasi dalam Percobaan Ban Cerdas
Goodyear dan Tesloop Berkolaborasi dalam Percobaan Ban Cerdas

INDUSTRY.co.id - Ohio - The Goodyear Tire & Rubber Company (Goodyear) bekerjasama dengan Tesloop, startup layanan transportasi logistik antar kota di Amerika yang merupakan anak perusahaan Tesla, otomotif.

Pada sejumlah trayek, mereka melakukan percobaan menggunakan ban cerdas milik Goodyear yang dapat memberikan diagnosis berbasis data kepada pemilik armada kendaraan semi-otonom. Diagnosis tersebut terintegrasi melalui sensor nirkabel dan terhubung dengan algoritma cloud milik Goodyear.

Ban cerdas Goodyear memiliki sensor yang memungkinkan pengemudi untuk secara aktif memantau keadaan ban dalam pemeliharaan yang benar seperti tingkat keausan dan tekanan angin pada ban. Pemeliharaan ini membantu memastikan efisiensi bahan bakar yang optimal dan mencegah kerusakan tak terduga pada ban.

Informasi tersebut kemudian disampaikan secara langsung ke sistem manajemen armada pengemudi dan dapat diakses melalui aplikasi seluler.

Chief Technology Officer dari Goodyear Chris Helsel mengatakan, seiring ekosistem mobilitas yang terus berkembang, pihaknya mengambil langkah menyesuaikan laju perubahan teknis di industri transportasi dan mengembangkan inovasi ban yang memenuhi kecerdasan kendaraan yang menggunakannya.

"Karena, kami tidak hanya ingin membaca masa depan, tetapi kami ingin membangun masa depan tersebut.” ungkapnya melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Senin (19/9/2017)

Upaya Goodyear dengan Tesloop ini didasarkan pada keberhasilan Goodyear Proactive Solutions dalam menjawab permasalahan yang dihadapi oleh pelaku bisnis transportasi dengan mengkombinasikan keahlian manajemen armada, produk cerdas, dan jaringan layanan yang luas untuk memberikan solusi lengkap mobilitas masa depan.

"Teknologi diagnosa data membantu pengemudi mengantisipasi kerusakan pada ban, sehingga tingkat keamanan dalam berkendara semakin meningkat.” kata CEO Tesloop Rahul Sonnad.

Teknologi ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap para pemilik armada truk dan logistik.

Menurut General Manager Corporate and Marketing Communication Goodyear Indonesia Wicaksono Soebroto mengatakan, biaya pemeliharaan ban pada armada angkutan darat merupakan pengeluaran terbesar kedua setelah bahan bakar.

"Sementara pemilik dan pengelola selalu mencari upaya menurunkan biaya perkilometer setiap ban sehingga teknologi sensor ini seyogyanya membantu pengendara untuk mencegah kerusakan ban di jalan yang berdampak langsung pada total biaya operasional.” ungkapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Huawei

Senin, 18 Desember 2017 - 15:33 WIB

Huawei Diperkirakan Akan Luncurkan P11 Diawal 2018 Mendatang

Huawei lanjutkan kerjasama dengan produsen kamera asal Jerman , Leica yang akan meluncurkan Huawei P11 yang diperkirakan akan diluncurkan pada awal tahun 2018 mendatang.

Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Ist)

Senin, 18 Desember 2017 - 15:30 WIB

2018, Serangkaian Event Olahraga dan Agenda Pariwisata Bakal Hadir Meriahkan Batam

Selain meningkatkan pariwisata di Kepulauan Riau, Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki beberapa agenda untuk meningkatkan ekonomi terutama dari bidang pariwisata.

ICAEW Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Pesat Sebesar 5,3 Persen di 2018

Senin, 18 Desember 2017 - 15:14 WIB

ICAEW Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Pesat Sebesar 5,3 Persen di 2018

Lapora terbaru Economic Insight: South-East Asia mengungkapkan, prospek perkembangan Indonesia tertahan oleh belanja konsumen yang lesu. Namun, pertumbuhan masih diperkirakan akan naik hingga…

Gedung Bank Indonesia

Senin, 18 Desember 2017 - 15:00 WIB

BI Siap Beri Sangsi Perusahaan Pembayaran Tak Berijin

Bank Indonesia (BI) berkomitmen menjaga perlindungan konsumen dan sekaligus keberlangsungan usaha pada pelaku jasa sistem pembayaran.

Go-Jek (ist)

Senin, 18 Desember 2017 - 14:30 WIB

Bank Indonesia Proses Ijin Akuisisi Gojek

Bank Indonesia (BI) sedang memproses perijinan akuisisi Gojek terhadap dua perusahaan calon jasa sistem pembayaran. Meskipum Gojek bukan pelaku jasa sistem pembayaran tetap harus ijin ke BI.…