Industri Mamin Bakal Cerah, Inaco Optimistis Tumbuh 20% di 2017

Oleh : Ridwan | Sabtu, 24 Desember 2016 - 18:50 WIB

Produk Mamin Inaco (vemale.com)
Produk Mamin Inaco (vemale.com)

INDUSTRY.co.id,  Jakarta - Di tengah gemuruh perlambatan ekonomi yang terjadi sepanjang lima tahun terakhir di Tanah Air, industri makanan dan minuman (mamin) di Indonesia menunjukan titik cerah. Meski tidak terlalu signifikan, sektor industri mamin menjadi salah satu sektor yang tumbuh di 2016.

Data dari Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) menyebutkan, pada kuartal I-2016 pertumbuhan industri mamin sebesar 7,55%. Sementara pada kuartal II-2016 tumbuh 8,22%. Kedua angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun 2015.

Dari sisi para pemain, situasi serupa juga dirasakan Inaco. Melalui Erijanto Djajasudarma selaku Sales & Marketing Director PT Niramas Utama mengatakan "Inaco sepanjang tahun 2016 mengalami growth, meski tidak mencapai dua digit. Menurutnya daya beli konsumen di tahun 2016 cenderung stagnan, akan tetapi ada angin segar dari perubahan perilaku konsumen" tutur Erijanto yang ditemui di sela-sela acara Inaco di Jakarta.

lebih lanjut Erijanto menjelaskan faktor lain yang mampu membuat inaco bertahan adalah meningkatnya kesadaran konsumen akan gaya hidup yang sehat, termasuk dalam hal makanan (jajanan). Seperti diketahui, inaco sejak awal konsisten dengan komitmennya sebagai jajanan sehat.

Peta persaingan semakin sengit, kompetitor marak datang baik dari brand lokal maupun impor. Pertumbuhan industri mamin bisa lebih baik ketimbang tahun sebelumnya dan mampu menembus angka 15%. Sementara untuk inaco mematok target tumbuh 20% di tahun 2017.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pandu Sastro Wardoyo Pakar Blockchain

Rabu, 18 Juli 2018 - 23:37 WIB

Membaca Peluang Baru di Era Blockchain

Blockchain berasal dari cryptocurrency, sehingga perkembangannya mendapatkan banyak sekali suntikan dana semenjak awal, tanpa harus meminta dari perusahaan atau bank

Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania bersama Presiden Direktur PT Gaya Motor Ary Mariano (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 20:34 WIB

Perkuat Pasar Kendaraan Premium di Indonesia, BMW Tambah Investasi Hingga Rp20 Miliar

BMW Indonesia secara konsisten terus menerus tingkatkan aktivitas produksinya di Indonesia melalui investasi senilai lebih dari Rp270 miliar sejak tahun 2011 hingga saat ini. Tambahan investasi…

Dirut BTN Maryono (Fot Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 WIB

BTN Tak Ikut Biaya Divestasi Saham PT Freeport

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tidak akan ikut menyalurkan kredit ke PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk membeli 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:31 WIB

Rupiah Rabu Sore Melemah ke Rp14.414

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, (18/7/2018) ditutup melemah besar 36 poin menjadi Rp14.414 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.378 per dolar AS.

Dirut Bank BNI Achmad Baiquni (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:26 WIB

Januari-Juni 2018, Laba Bersih Bank BNI Tumbuh 16 Persen

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kenaikan laba bersih 16% menjadi Rp7,44 triliun sepanjang Januari-Juni 2018 dibandingkan dengan realisasi laba bersih di periode yang sama pada 2017…