Suku Bunga Simpanan Mengecil, Deposan Angkat Kaki dari Perbankan

Oleh : Wiyanto | Kamis, 14 September 2017 - 14:48 WIB

Ilustrasi deposito perbankan
Ilustrasi deposito perbankan

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Penurunan rata-rata suku bunga simpanan perbankan 22 bps berdampak positif terhadap cost of fund atau beban biaya perbankan kedepannya. Namun jika  suku bunga simpanan digunting perbankan, berdampak negative bagi keberlangsugan dana pihak ketiga terutama perbankan yang komposisi depositonya mayoritas ketimbang dana murah atau tabungan biasa.

“Sebetulnya suku bunga deposito turun itu sesuai dengan BI 7 Day Reserve Repo Rate (RRR), LPS lihat sinyal tren suku bunga simpanan turun yang LPS memper cepat proses penurunan tersebut,”kata Halim Alamsyah, Ketua Dewan Komisioner LPS di Jakarta, Kamis (15/9/2017).

Keuntungan suku bunga simpanan rendah, lanjut Halim dapat memperbaiki struktur cost of fund perbankan, sehingga perbankan tidak lagi dibuat pusing beban biaya bunga untuk simpanan terlalu tinggi, yang imbasnya jika bunga dana tinggi berpengaruh ke bunga kredit yang juga mahal.

Meskipun diketahui bunga kredit sudah ada yang single digit,namun belum semua segmen turun karena masih banyak segmen lain yang bunga kreditnya double digit.

Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan mengakui apabila suku bunga simpanan turun, maka peluang ini akan dinikmati oleh pasar modal. Rata-rata suku bunga deposito kisran 6,5%.

Peluang pasar modal menampung peralihan dana deposito, jika dilihat imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) untuk jangka panjang saja mencapai 8% sedangkan yang jangka pendek 5,6%.

“Kalau deposito di perbankan Indonesia turun, memang mau parkir di mana? Bank global juga sudah turun bunga depositonya. Maka bisa jadi akan beralih ke pasar modal,” katanya.

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Airlangga Hartarto beserta Dirjen IKTA Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat mengunjungi pabrik mainan PT Mattel Indonesia (Foto: Humas)

Selasa, 23 Januari 2018 - 21:55 WIB

Menperin: SNI Wajib Mainan Hanya Untuk Korporasi, Bukan Personal

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menegaskan, SNI wajib mainan berlaku untuk korporasi yang akan melakukan penjualan atau distribusi di Indonesia.

Komunitas Lari BAZNAZ. (Dok. Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 21:47 WIB

Kampanye BAZNAS Merambah ke Komunitas Lari

Dalam rangka perayaan milad Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-17, BAZNAS meluncurkan program Baznas Runner pada Minggu (21/1). BAZNAS Runner adalah komunitas lari yang memiliki visi yaitu…

Asisten Deputi Bidang Asuransi, Penjaminan dan Pasar Modal pada Deputi Bidang Pembiayaan, Kementerian Koperasi dan UKM, Willem Halomoan Pasaribu dalam acara Sosialisasi Program KUR perdana tahun 2018 di Pekanbaru, Riau, Selasa (23/1/2018).

Selasa, 23 Januari 2018 - 21:43 WIB

Pemerintah Tetapkan Pagu Anggaran Subsidi KUR 2018 senilai Rp 13.66 T

Pada tahun 2018 ini, pemerintah terus menunjukkan keberpihakan kepada usaha mikro, kecil dan menegah untuk meningkatkan akses pada sumber pembiayaan. Target alokasi penyaluran KUR bertambah…

baznaz pecahkan rekor muri

Selasa, 23 Januari 2018 - 20:38 WIB

Disaksikan BAZNAS, Infak PNS "5 Menit Rp 622 Juta" Pecahkan Rekor Muri

Disaksikan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, menorehkan "tinta emas" di Museum Rekor Indonesia (Muri). Pemecahan rekor yang telah ditandatangani…

Presiden Jokowi bersama Panglima TNI dan Kapolri (Foto Setkab)

Selasa, 23 Januari 2018 - 20:15 WIB

Rapim TNI/ Polri Dukung Kebijakan Pemerintah

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan rapat pimpinan (Rapim) TNI/Polri 2018 yang digelar guna memantapkan profesionalitas dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah.