Daya Beli Dukung Peningkatan Penyerapan Kredit Pada 2018

Oleh : Wiyanto | Kamis, 14 September 2017 - 14:15 WIB

Ilustrasi Bank (Kompas.com)
Ilustrasi Bank (Kompas.com)

INDUSTRY.co.id -Jakarta-Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan pertumbuhan ekonomi dan daya beli tahun depan akan mengerek percepatan penyaluran kredit. Tahun depan diperkirakan kredit perbankan mampu tumbuh 13-14%.

Halim Alamsyah,Ketua Dewan Komisioner LPS mengatakan, selain factor pertumbuhan ekonomi tahun depan yang postif di kisaran 5,3-5,5%, pertumbuhan kredit tahun depan ditopang pula oleh adanya tren stabilitas inflasi.

“Soal angka kredit tahun depan saya enggak tahu, tapi apa yang disinyalir Bank Indonesia tahun depan kredit akan membaik,”kata dia di Jakarta, Kamis (15/9/2017).

Menurut mantan deputi BankIndonesia ini, pendorong kredit naik juga dipengaruhi adanya daya beli yang membaik tahun depan.Sehingga kredit mampu double digit pada 2018. Padahal kondisi penyaluran kredit hingga akhir tahun 2017, diperkirakan hanya mampu tumbuh 9%.

Dengan kondisi demikian, lanjut dia, diperkirakan perbankan tidak lagi banyak menempatkan dananya di Bank Indonesia pada tahun depan.

“Bank siap-siap melepaskan penempatan dana di BI, saya kira BI juga akan melonggarkan kebijakan moneter,”jelas dia.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kemenpar Tetapkan 100 Event Berskala Internasional (Foto Dije)

Selasa, 26 September 2017 - 14:12 WIB

Kemenpar-Kemenkes Kembangkan Wisata Kesehatan

Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kesehatan sepakat untuk mengembangkan Pariwisata Kesehatan Internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)…

PT Bayu Buana Tbk

Selasa, 26 September 2017 - 14:11 WIB

Bayu Buana Targetkan Penjualan Tiket Rp 70 Miliar Hingga Akhir Tahun

PT Bayu Buana Travel Tbk menargetkan total pendapatan Rp 70 miliar dari penjualan tiket dan paket pariwisata hingga akhir 2017.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Selasa, 26 September 2017 - 14:07 WIB

Indonesia Siap Pasok Delapan Juta Ton Minyak Sawit ke Eropa

Indonesia siap memasok minyak sawit lestari hingga 8 juta ton ke pasar Eropa untuk memenuhi permintaan di kawasan tersebut yang diperkirakan mencapai 6 juta ton pada 2020.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Kemenperin dok)

Selasa, 26 September 2017 - 14:05 WIB

Menperin Airlangga: Harga Gas Blok Masela Masih Belum Cocok

Pemerintah akan memberikan insentif untuk industri yang akan menggunakan dan membeli gas di Blok Masela. Meski akan diberikan insentif tetap saja belum ada industri yang menyatakan tertarik…

Ilustrasi Apartemen (Ilustrasi)

Selasa, 26 September 2017 - 14:01 WIB

Kebijakan Infrastrutur Pemerintah di Jalur Tepat

CEO dan komisaris perusahaan pengembang Crown Group, Iwan Sunito menyatakan kebijakan di sektor infrastruktur yang dilakukan pemerintah Indonesia sudah berada di jalur yang tepat.