Mudahkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Pupuk Kujang Himbau Petani Segera Mendaftar di Kelompok Tani

Oleh : Hariyanto | Selasa, 12 September 2017 - 12:55 WIB

Pupuk Bersubsidi Ilustrasi (ist)
Pupuk Bersubsidi Ilustrasi (ist)

INDUSTRY.co.id - Karawang - Untuk memudahkan penyaluran pupuk bersubsidi PT Pupuk Kujang menghimbau para petani segera mendaftar pada kelompok tani di daerahnya masing-masing.

Manajer Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang Ade Cahya Kurniawan mengatakan, himbauan tersebut disampaikan agar alokasi pupuk bersubsidi benar-benar sesuai dengan jumlah kebutuhan yang sebenarnya.

"Kami juga mengingatkan agar petani terdaftar di Dinas Pertanian setempat. Itu berkaitan dengan alokasi kebutuhan pupuk," kata Ade  di Karawang, Jawa Barat, Senin (11/9/2017).

Jika di lapangan ditemukan penyaluran pupuk bersubsidi yang tidak sesuai dengan peruntukannya, masyarakat atau petani bisa segera melapor ke Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisids (KP3) di daerah tersebut.

Saat ini, PT Pupuk Kujang tengah menyiapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam utama atau musim rendeng.

Ade menyatakan, secara umum stok pupuk urea bersubsidi dipastikan aman. Pada awal September, pupuk urea bersubsidi yang tersimpan di gudang lini II produsen dan gudang lini III distributor mencapai 160.000 ton.

Jumlah stok pupuk urea tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan dua minggu ke depan, tapi mampu memenuhi kebutuhan hingga dua bulan ke depan.

Selain itu, stok pupuk itu juga akan terus bertambah dari produksi dua pabrik dengan kapasitas 3.500 ton per hari. Karenanya, itu petani diharapkan tidak perlu khawatir dalam memasuki musim tanam rendeng ini.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pandu Sastro Wardoyo Pakar Blockchain

Rabu, 18 Juli 2018 - 23:37 WIB

Membaca Peluang Baru di Era Blockchain

Blockchain berasal dari cryptocurrency, sehingga perkembangannya mendapatkan banyak sekali suntikan dana semenjak awal, tanpa harus meminta dari perusahaan atau bank

Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania bersama Presiden Direktur PT Gaya Motor Ary Mariano (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 20:34 WIB

Perkuat Pasar Kendaraan Premium di Indonesia, BMW Tambah Investasi Hingga Rp20 Miliar

BMW Indonesia secara konsisten terus menerus tingkatkan aktivitas produksinya di Indonesia melalui investasi senilai lebih dari Rp270 miliar sejak tahun 2011 hingga saat ini. Tambahan investasi…

Dirut BTN Maryono (Fot Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 WIB

BTN Tak Ikut Biaya Divestasi Saham PT Freeport

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tidak akan ikut menyalurkan kredit ke PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk membeli 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:31 WIB

Rupiah Rabu Sore Melemah ke Rp14.414

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, (18/7/2018) ditutup melemah besar 36 poin menjadi Rp14.414 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.378 per dolar AS.

Dirut Bank BNI Achmad Baiquni (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:26 WIB

Januari-Juni 2018, Laba Bersih Bank BNI Tumbuh 16 Persen

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kenaikan laba bersih 16% menjadi Rp7,44 triliun sepanjang Januari-Juni 2018 dibandingkan dengan realisasi laba bersih di periode yang sama pada 2017…