Harga Saham PGAS Siap Terdorong Naik

Oleh : Wiyanto | Selasa, 12 September 2017 - 10:11 WIB

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) (Foto Istimewa)
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) (Foto Istimewa)

INDUSTRY.co.id -Jakarta-Pada perdagangan Selasa (12/9/2017), harga saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk PGAS akan berbalik arah setelah sebelumnya tersungkur harga sahamnya pada level 1.685.

Analis Danareksa Lucy Bay Purnomo mengatakan pembalikan arah harga saham PGAS karena memang harganya sudah pada level titik terendah yang diperkirakan akan menguat kembali.

“Cenderung menguat setelah berada pada kisaran harga terendah selama 52 minggu sebelumnya di harga 1.680 dengan peluang reversal atau perbalikan arah menguat disertai dengan kondisi yang berada do bawah lower band dari Bollinger band,”ujar dia di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Ia menjelaskan entry point harga PGAS di level 1.680, exit point 2.100 – 2.500, stop loss 1.585 dan selama kurun waktu 52 minggu harga saham plat merah ini di range 1,680 - 3,050.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) memangkas target laba 46% pada 2017, dari rencana semula Rp 3,7 triliun atau sekitar US$ 280 juta. Perseroan memperkirakan laba bersih tahun ini hanya sekitar US$ 150 juta.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kemenpar Tetapkan 100 Event Berskala Internasional (Foto Dije)

Selasa, 26 September 2017 - 14:12 WIB

Kemenpar-Kemenkes Kembangkan Wisata Kesehatan

Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kesehatan sepakat untuk mengembangkan Pariwisata Kesehatan Internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)…

PT Bayu Buana Tbk

Selasa, 26 September 2017 - 14:11 WIB

Bayu Buana Targetkan Penjualan Tiket Rp 70 Miliar Hingga Akhir Tahun

PT Bayu Buana Travel Tbk menargetkan total pendapatan Rp 70 miliar dari penjualan tiket dan paket pariwisata hingga akhir 2017.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Selasa, 26 September 2017 - 14:07 WIB

Indonesia Siap Pasok Delapan Juta Ton Minyak Sawit ke Eropa

Indonesia siap memasok minyak sawit lestari hingga 8 juta ton ke pasar Eropa untuk memenuhi permintaan di kawasan tersebut yang diperkirakan mencapai 6 juta ton pada 2020.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Kemenperin dok)

Selasa, 26 September 2017 - 14:05 WIB

Menperin Airlangga: Harga Gas Blok Masela Masih Belum Cocok

Pemerintah akan memberikan insentif untuk industri yang akan menggunakan dan membeli gas di Blok Masela. Meski akan diberikan insentif tetap saja belum ada industri yang menyatakan tertarik…

Ilustrasi Apartemen (Ilustrasi)

Selasa, 26 September 2017 - 14:01 WIB

Kebijakan Infrastrutur Pemerintah di Jalur Tepat

CEO dan komisaris perusahaan pengembang Crown Group, Iwan Sunito menyatakan kebijakan di sektor infrastruktur yang dilakukan pemerintah Indonesia sudah berada di jalur yang tepat.