Irma Darmawangsa Jaga Eksistensi Lewat Lagu Kucing Kawin

Oleh : Amazon Dalimunthe | Senin, 11 September 2017 - 10:12 WIB

Irma Darmawangsa, Penyanyi dangdut yang menjaga Eksistensi dengan karya
Irma Darmawangsa, Penyanyi dangdut yang menjaga Eksistensi dengan karya

INDUSTRY.co.id - Banyaknya pedangdut muda yang hadir lewat ajang pencarian bakat di Televisi bukanlah sebuah ancaman atas keberlangsungan karir penyanyi dangdut senior. Kuncinya adalah dengan terus menjaga eksistensi sebagai seorang penyanyi yakni dengan terus berkarya. Demikian dikatakan oleh pedangdut Irma Darmawangsa menanggapi banyaknya penyanyi dangdut muda yang bermunculan belakangan ini.

 

Irma sendiri merasa perlu menjaga eksistensinya dengan merilis lagu terbaru yang berjudul “Kucing Kawin”.  Lagu ciptaan Alief Syarief itu resmi didrilis serempak di seluruh radio di Indonesa pada Kamis (7/9) lalu.

"Kata orang menjaga eksistensi tidak mudah, untuk itu aku berusaha keras menjaga nama besarku di industri musik dangdut dengan cara mengeluarkan single baru," cetus Darmawangsa

 “Lagu Kucing Kawin udah dirilis serempak di radio tanggal 7 September kemarin. Alhamdulillah, responsnya positif. Malah udah ada yang jadi no 1 chart di radio dangdut daerah,” kata Irma sambil menebar senyum

 "Mungkin karena lirik lagunya enggak sulit, lucu dan gampang diingat. Jadi pendengarnya langsung kecantol ama lagu Kucing Kawin,” lanjut artis dibawah naungan Bintang Production ini.

Tak hanya di radio, pencipta lagu dan produser ini mengungkapkan  bahwa lagu tersebut sudah ada di vevo, chanel musik youtube berskala internasional.  "Alhamdulillah viewernya sudah banyak. Pihak Vevo sendiri loh yang nemuin aku langsung, kontrak untuk semua video klip lagu-lagu aku," ungkap Irma bangga. 

Soal lagu Kucing Kawin, kata Irma, isinya itu ada pesan positif untuk mengingatkan anak-anak muda supaya tidak kebablasan pacaran. "Kalau bisa sih, jangan kelamaan berpacaran. Cepatan diresmikan saja ke pelaminan daripada kebablasan,” ucapnya.

Selain sebaga penyanyi dangdut, Irma Darmawangsa juga  memang dikenal pemain sinetron, penyiar radio dan presenter. Bahkan dia juga produser dan pencipta lagu. Kemahirannya mencipta lagu sudah dibuktikan lewat lagu Kedinginan, No Thank You, Jesika, Jomblo Akut (Jokut)  dan Geal Geol.

Irma tidak punya resep khusus dalam mencipta lagu agar karyanya dikenal luas oleh masyarakat. “Karena saya berkeyakinan hanya karya yang dibuat dengan sebaik mungkinlah yang bakal diterima. Bukan karya yang asal asalan. Kalau soal gimmick biasanya pada judul lagu atau cara promosi. Sisanya kembali ke kualitas lagunya sendiri,” tutup Irma. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kabupaten Garut, Jawa Barat memiliki jumlah usaha mikro yang cukup banyak mencapai 53.431 unit. Omzet yang diperoleh usaha mikro tersebut hingga Rp1,79 triliun pada 2017 naik dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,56 triliun.

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:51 WIB

Kinerja Usaha Mikro Kabupaten Garut Capai Rp 1,79 triliun

Kabupaten Garut, Jawa Barat memiliki jumlah usaha mikro yang cukup banyak mencapai 53.431 unit. Omzet yang diperoleh usaha mikro tersebut hingga Rp1,79 triliun pada 2017 naik dari tahun sebelumnya…

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.