25 Ribu Profesional Ikuti The Hotel Week Indonesia

Oleh : Irvan AF | Senin, 11 September 2017 - 08:00 WIB

Hotel (Ilustrasi)
Hotel (Ilustrasi)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Sebanyak 25 ribu profesional bidang perhotelan akan mengikuti acara "The Hotel Week Indonesia" yang digelar di Jakarta Convention Center, 23-25 November 2017 mendatang.

Lebih dari 150 peserta, 300 delegasi, dan 25 ribu trade profesional industri hospitality, akan meramaikan acara yang didukung Kementerian Pariwasata, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, kata Henry, co-founder dari CNG Media & Event melalui siaran persnya di Jakarta, Minggu (10/9/2017).

Bahkan berbagai asosiasi terkait industri perhotelan turut pula meramaikan dan memberikan dukungan untuk The Hotel Week Indonesia, seperti Jakarta Hotel Association, Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI), Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), the Internasional Hotel & Restaurant Association (IHRA), Bali Hotels Associations, Indonesia Hotel Engineers Associations (ASATHI), Indonesian Housekeepers Association, Hotel Information Technology Association (HITA) dan Hotel Front Liners Association.

Menurut Henry, Pekan Hotel Indonesia diselenggarakan di Indonesia sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara.

"Kami juga memfasilitasi pertemuan antar pengusaha dalam forum internasional untuk membahas investasi, trend, dan peluang terkait di dunia hospitality," katanya.

Pekan Hotel Indonesia akan menampilkan berbagai macam produk terkait industri perhotelan dan pariwisata mulai dari penyedia jasa, hotel operator, hotel desain, arsitek dan interior bangunan hotel, bathroom dan perlengkapan dapur penyedia jasa dan perlengkapan dan peralatan hotel, fasilitas keamanan, sistem manajemen, teknologi dan foodservice, perlengkapan kebersihan dan laundry, sampai dengan fasilitas outdoor seperti kolam renang, parkir, dan valet.

Ia mengharapkan pelaku mulai dari pemilik hotel dan resorts, property developer, lokal hospitality menajemen, kontraktor hotel desiain- furniture interior-outdoor living, teknologi hospitality industri, maupun para professional perhotelan dari kawasan Asia-Pasifik, yang berkecimpung di bidang yang terkait dengan sektor ini, seperti hotel & resorts, restoran, cafe, jasa layanan catering, maskapai penerbangan, pengembang properti, bisa saling berinteraksi dan mempromosikan produknya masing-masing.

Selain mempertemukan penjual dan pembeli barang dan jasa di sektor ini, The Hotel Week Indonesia juga menghadirkan pejabat pemerintah terkait, pemimpin berbagai asosiasi perhotelan di Indonesia, dan narasumber dari kalangan profesional industri ini yang akan berbicara dalam berbagai diskusi panel dengan topik terhangat.

Pembicara dalam acara tersebut, Alexander Nayoan, Chairman, Jakarta Hotel Association, Charles Le Coz, Bali Hotel Association Iman Adriansyah, Director Ayodya Resort Bali dan Chandra Goetama, Presiden Direktur, Moizland Development Beberapa tema diskusi panel yang diangkat diantaranya "Masa Depan Industri Perhotelan Indonesia", "Hybrid Hotel Investment", sampai dengan "Peranan Digitalisasi dan Internet di Industri Perhotelan".

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat kontribusi sektor pariwisata terhadap total realisasi investasi di Indonesia pada tahun lalu masih tergolong rendah, yakni sebesar 2,2 persen atau setara Rp51,2 triliun.

"Alangkah indahnya kalau Indonesia, sebagai negara bahari, sebagai negara tourism punya even atau pameran seperti ini yang dibuat oleh kita sendiri," ungkap Ketua Umum Asosiasi Perhotelan Alexander Nayoan Ia mengatakan produsen alat perhotelan, maupun industri terkait bisa memanfaatkan ajang seperti ini untuk mempromosikan produk mereka, sehingga bisa mengurangi overhead untuk biaya marketing.

"Orang asing bisa dengan mudah mengetahui produk-produk Indonesia," ungkapnya.(ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…