Ada Indikasi Gula Tak Memenuhi SNI, Pabrik Gula BUMN Dihimbau Jaga Kualitas

Oleh : Hariyanto | Jumat, 08 September 2017 - 16:02 WIB

Ilustrasi Gula (Ist)
Ilustrasi Gula (Ist)

INDUSTRY co.id -Jakarta - Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Hidayat mengimbau kepada PT Perkebunan Nusantara sebagai pemilik pabrik gula agar dapat menjaga kualitas gulanya sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Ditemui baru-baru ini di Kementerian BUMN, Wahyu beralasan 18 pabrik gula yang disegel oleh Kementerian Perdagangan akibat dari tidak memenuhi standar.

"Ada indikasi gula tidak memenuhi SNI karena kadar keputihannya. Misalnya, banyak gulanya cokelat," kata Wahyu.

Wahyu menilai selama ini kualitas gula tidak menjadi perhatian karena Indonesia selalu kekurangan gula. Alhasil, apapun kualitas gulanya selalu terserap dengan baik di pasar.

"Begitu pasar tidak menyerap, maka isu kualitas menjadi konsentrasi semua pihak," sambungnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menginstruksikan kepada jajaran direksi BUMN perkebunan terus menjaga konsistensi dan memperbaiki kualitas gula.

"Kondisi (segel) ini sebagai pengingat kita, sebab gula adalah produk makanan," tegasnya.

Saat ini, pemerintah telah menetapkan Perum Bulog untuk membeli gula petani dengan harga Rp9.700 per kilogram (kg). Sebab, selama ini harga lelang gula lebih rendah atau berkisar Rp9.000 hingga Rp9.200 per kg.

"Petani rugi karena kemurahan, sehingga mereka meminta Bulog yang beli gula petani," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…