Cuaca Mendukung, Hasil Produksi PT Garam Tembus 43.000 Ton

Oleh : Hariyanto | Kamis, 07 September 2017 - 16:00 WIB

PT Garam (Persero)
PT Garam (Persero)

INDUSTRY co.id -Madura - Hasil produksi PT Garam (Persero) dari lahan di tiga kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, dan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sampai saat ini tercatat mencapai 43.000 ton.

"Kondisi cuaca pada awal September 2017 sangat mendukung produksi garam, dan selanjutnya produksi garam kami terus membaik," ujar Direktur Produksi PT Garam Budi Sasongko di Sumenep, Madura, Kamis (7/9/2017).

Ia memperkirakan produksi garam pada akhir September 2017 akan mencapai 100.000 ton, jika kondisi cuaca tetap normal (tidak ada hujan). Estimasi pencapaian produksi sementara garam itu akan membuat PT Garam bisa memasok bahan baku ke mitra usahanya, terutama yang berada di luar Pulau Jawa.

"Semoga saja kondisi cuaca pada sisa kemarau atau hingga pekan kedua Desember 2017 normal dan selanjutnya pasokan garam kepada mitra usaha kami berjalan lancar," kata Budi.

Menurut Budi, pihaknya memang memprioritaskan pasokan garam kepada mitra usaha PT Garam di luar Pulau Jawa. Alasannya, di Pulau Jawa terdapat banyak sentra produksi garam rakyat dan selanjutnya para pengusaha maupun mitra usaha PT Garam bisa menyerap garam rakyat selama masa produksi garam (kemarau).

"Sementara di luar Pulau Jawa, sentra produksi garam itu sedikit dan pengusaha cenderung tergantung pada pasokan garam dari PT Garam," ujarnya.

Saat ini, PT Garam memiliki lahan pegaraman seluas 5.000 hektare lebih yang tersebar di tiga kabupaten di Pulau Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, dan Sampang, serta di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Namun, lahan yang difungsikan untuk memproduksi garam sekitar 4.000 hektare dan sisanya dipakai untuk fasilitas pendukung, seperti gudang dan jalan akses untuk mengangkut garam dari lahan ke gudang. (tan)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gerai Mitra 10. (Foto: Panoramio)

Senin, 16 Juli 2018 - 21:08 WIB

Jadi Pemegang Saham Strategis di CSAP, SCG Percepat Pertumbuhan Mitra 10

Siam Cement Group (SCG), salah satu pemimpin konglomerat bisnis di ASEAN, hari ini, Senin (16/7/2018) mengumumkan penandatanganan perjanjian kerja sama denganPT Catur Sentosa Adiprana Tbk. (Kode…

Tim Wushu Indonesia yang berlagapada ajangKejuaraan Dunia Wushu Junior di Brasilia, Brasilberfoto bersama denganDuta BesarIndonesiauntuk Brasil, TotoRiyanto (Foto: Dok. Kemenperin)

Senin, 16 Juli 2018 - 20:33 WIB

Harumkan Nama Bangsa di Kejuaraan Dunia, Tim Wushu RI Juga Bawa Misi Ekonomi Berkelanjutan

Tim Wushu Indonesia mampu harumkan nama bangsa di ajang Kejuaran Dunia Wushu Junior ke-7 (7th World Junior Wushu Championships) di Brasilia, Brasil yang berlangsung pada tanggal 9-15 Juli 2018.…

PLN Ilustrasi

Senin, 16 Juli 2018 - 20:00 WIB

KPK Geledah Kantor Pusat PLN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor pusat Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap…

Dirut PLN Sofyan Basir beserta manajamen menggelar konferensi pers perihal kasus PLTU Riau 1, Senin (16/7/2018) (Dok: INDUSTRY.co.id)

Senin, 16 Juli 2018 - 19:42 WIB

Tersandung Hukum, PLN Hentikan Proyek PLTU Riau 1

Manajemen PLN akhirnya memutuskan proyek pembangunan PLTU Riau 1 hingga proses hukum selesai. Dimana PLTU Riau 1 merupakan proyek konsorsium anak usaha PLN yaitu PT Pembangkit Jawa Bali (PJB)…

Sofyan Basir (Foto/Rziki Meirino)

Senin, 16 Juli 2018 - 19:30 WIB

Dirut PLN: Status Saya Adalah Saksi

Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir mengatakan status hukumnya usai rumahnya didatangi KPK adalah masih sebagai saksi.