Panen Tembakau di Pamekasan Diperkirakan Jatuh Pada Bulan September

Oleh : Hariyanto | Kamis, 07 September 2017 - 15:42 WIB

Petani Tembakau (ist)
Petani Tembakau (ist)

INDUSTRY co.id -Pamekasan- Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemkab Pamekasan memperkirakan panen raya tembakau di wilayah tersebut baru akan teriaslisasi sekitar akhir September 2017 mendatang.

"Panen raya tembakau di Pamekasan diperkirakan terjadi akhir September 2017," kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemkab Pamekasan Isye Windarti, Rabu (6/9/2017).

Bahkan, panen tembakau kali ini masih dikisaran 45%, khususnya hingga akhir Agustus 2017 lalu. "Areal tanam tembakau tahun ini seluas 23.690 hektar, sementara yang sudah selesai dipanen seluas 11.485 hektar. Artinya sampai sekarang belum separuh luas lahan yang mulai panen," ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya menilai saat ini panen tembakau terbilang terlambat akibat faktor cuaca. "Sekarang tanamnya juga lambat akibat hujan yang masih turun di awal musim lalu," jelasnya.

Namun pihaknya berharap kondisi harga tembakau tetap stabil sekalipun musim panen jauh lebih lambat dari perkiraan. "Tentu kami berharap harga tembakau tidak mengalami penurunan hingga akhir panen, sehingga petani tidak mengalami kerugian seperti sebelumnya," harapnya.

Saat ini sebagian petani mulai panen tembakau dan sebagian di antara mereka juga sudah ada yang menjual ke sejumlah gudang yang berada di beberapa titik di Pamekasan. Kemungkinan besar penjualan akan mengalami peningkatan di akhir September 2017 nanti.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Arie Setiadi Murwanto, Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR.

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:23 WIB

Kementerian PUPR Bangun 1.200 Hunian Sementara Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sulawesi Tengah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun sebanyak 1.200 Hunian Sementara (Huntara) sebagai transit sampai dengan hunian tetap dan relokasi permukiman selesai.

Ilustrasi Utang Luar Negeri

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:21 WIB

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.410,5 Triliun

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia bertambah menjadi US$ 360,7 miliar atau sekitar Rp 5.410,5 triliun (asumsi kurs Rp 15.000/dolar AS) hingga akhir Agustus 2018.

Dirut BTN Maryono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:02 WIB

BTN Fasilitasi KPR Atlet Komite Olimpiade Indonesia

PT Bank Tabungan Negara Tbk memfasilitasi kredit pemilikan rumah (KPR) atlet yang tergabung dalam Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dengan skema menarik dan terjangkau.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:50 WIB

Jamkrida Sumsel akan Disuntik Modal Rp100 Miliar

PT Jamkrida Sumatera Selatan bakal mendapatkan suntikan modal dari Pemprov Sumatra Selatan untuk mencukupi modal dasar senilai Rp100 miliar.

UOB Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:45 WIB

Transaksi Naik UOB Berikan Apresiasi Pemegang Kartu

Data industri kartu kredit yang menunjukan setiap akhir tahun transaksi mengalami kenaikan 13 persen dibandingkan bulan-bulan biasa, mendorong PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) membuat program…