Lembaga Asuransi Ini Literasi Keuangan Bersama Kemenkes ke Masyarakat

Oleh : Wiyanto | Kamis, 07 September 2017 - 14:59 WIB

Jajaran Direksi AXA Mandiri dan AXA Indonesia- Kemenkes RI dan Kepala Desa Ranca Buaya dalam kegiatan Gerakan Masyarakat dan Literasi Keuangan di Kab. Tangerang (Foto Humas)
Jajaran Direksi AXA Mandiri dan AXA Indonesia- Kemenkes RI dan Kepala Desa Ranca Buaya dalam kegiatan Gerakan Masyarakat dan Literasi Keuangan di Kab. Tangerang (Foto Humas)

INDUSTRY.co.id -Tangerang-AXA Mandiri & AXA  menjalankan kegiatan Pengabdian Masyarakat atau Corporate Responsibility (CR) di Desa Ranca Buaya, Kab. Tangerang bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai komitmen perusahaan dalam menggugah kesadaran dan menciptakan kemandirian masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat, serta pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Presiden Direktur AXA Mandiri Financial Services Jean-Philippe Vandenschrick mengatakan bahwa kegiatan yang merupakan bagian dari kerja sama kedua institusi dalam program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan juga rangkaian CR Week 2017 ini, dilakukan sejalan dengan semangat AXA Mandiri & AXA dan Kemenkes untuk membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat di masa depan.

“Kami dan Kemenkes memiliki misi atau tujuan yang sama untuk masyarakat Indonesia yakni meningkatkan kualitas hidup terutama kesehatan setiap individu di Indonesia, sehingga terciptanya kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang pada akhirnya akan membantu pencapaian Sustainable Development Goals (Pembangunan Yang Berkelanjutan) di bidang kesehatan di Indonesia,” ujar Jean-Philippe d Tanggerang, Kamis (7/9/2017).

Pada kesempatan yang sama Chief Corporate Affairs Officer AXA Indonesia Benny Waworuntu menyampaikan bahwa aktivitas-aktivitas yang dilakukan hari ini adalah aksi nyata dari perwujudan tujuan utama perusahaan untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yaitu Empower People to Live aBetter Life, atau Memberdayakan Masyarakat untuk Kehidupan yang Lebih Baik.

“Kami juga melibatkan para karyawan sebagai sukarelawan, termasuk para dokter dan perawat kami, pada aktivitas hari ini, karena kami ingin menjadi mitra bagi masyarakat Indonesia termasuk warga Ranca Buaya”kata Benny.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang berpengalaman di bidang perlindungan kesehatan,AXA Mandiri dan AXA percaya jika masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan serta pengelolaan risiko melalui perencanaan keuangan yang tepat, maka potensi risiko kesehatan terutama penyakit tidak menular seperti stroke, diabetes, dan hipertensi, dapat diturunkan.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes menunjukkan prevalensi penyakit tidak menular di Indonesia per 1.000 penduduk cenderung meningkat. Riskesdas 2007 memperlihatkan bahwa prevalensi stroke ada di angka 8.3%, dan angka ini meningkat menjadi 12.3% di 2013. Untuk diabetes, angkanya naik dari 1.1% di 2007 ke 2.1% di 2013, dan untuk hipertensi, kenaikan terjadi dari 7.6% di 2007 menjadi 9.5% di 2013.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 12:50 WIB

Asian Agri Optimis Capai Kemitraan 100.000 Hektar

Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018