Indonesian Cotton Day, CCI Pertemukan Pelaku Usaha Tekstil Indonesia

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 06 September 2017 - 20:45 WIB

Cotton Council International menggelar acara Indonesian Cotton Day dalam mempromosikan kapas dan produk kapas asal Amerika Serikat atau Cotton USA kepada 100 pelaku pemimpin perusahaan tekstil dan garmen di Indonesia.
Cotton Council International menggelar acara Indonesian Cotton Day dalam mempromosikan kapas dan produk kapas asal Amerika Serikat atau Cotton USA kepada 100 pelaku pemimpin perusahaan tekstil dan garmen di Indonesia.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Asosiasi perdagangan nirlaba global, Cotton Council International menggelar acara Indonesian Cotton Day dalam mempromosikan kapas dan produk kapas asal Amerika Serikat atau Cotton USA kepada 100 pelaku pemimpin perusahaan tekstil dan garmen di Indonesia.

Presiden CCI Esteve mengatakan, Indonesian Cotton Day untuk menyajikan informasi terbaru tentang Cotton USA kepada 100 eksekutif dari berbagai pabrik tekstil Indonesia dan untuk menyebarkan informasi bagi komunitas fashion dan tekstil di Indonesia.

CCI menawarkan dukungan kepada pelanggan mereka di setiap tahap rantai pasokan, mulai dari petani kapas dan eksportir sampai ke brand dan pengecer. CCI menjangkau lebih dari 50 negara melalui 20 kantor perwakilan di seluruh dunia, ujar Esteve dalam konferensi persnya di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan Jakarta, Rabu (6/8/2017).

Pihaknya juga berharap hubungan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat terus berkembang ke arah yang lebih baik terutama pada sektor industri tekstil.

Direktur Eksekutif CCI Bruce Atherley mengatakan kapas Amerika diproduksi lebih dari 18.000 petani keluarga yang telah memahami lahan selama beberapa decade. AS menjadi produsen kapas terbesar ketiga didunia , mewakili sekitar 15 persen dari total produksi kapas dunia.

AS mengekspor 95 persen kapas dan mengisi sekitar 30 persen pangsa pasar produksi kapas dunia, ungkapnya

Tiga pabrik tekstil Indonesia yang menggunakan kapas AS berlisensi Cotton USA juga turut menampilkan merek fashionnya. Ketiga pabrik tersebut ialah PT Apac Inti Corpora, PT Argo Pantes, dan PT Lucky Print Abadi.

5 Kateristik Kapas Amerika

  1. Kualitas Cotton USA 100 persen dipetik langsung oleh mesin dan hampir bebas dari kontaminasi
  2. Cotton USA menawarkan serat yang seragam dan konsisten
  3. Cotton USA dikembangkan sesuai peraturan terketat di dunia
  4. Kualitas yang konstan kapas Amerika 100 persen terklarifikasi dan dapat dilacak bahkan sampai ke lahan pertanian
  5. Cotton USA selalu menghubungkan para pembeli dengan pemasok untuk menghasilkan transaksi yang saling menguntungkan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Petani jagung

Senin, 18 Februari 2019 - 05:00 WIB

Tambahan Produksi Jagung 3,3 Juta Ton, Tak Perlu Impor

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada para petani jagung yang telah memproduksi tambahan pasokan komoditas pangan itu hingga 3,3 juta ton sehingga Indonesia…

Pelabuhan Peti Kemas (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 04:30 WIB

Dukung Industri Logistik, Pelindo 1 Selesaikan Pengembangan Pelabuhan Sibolga

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 telah merampungkan pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara, yang menjadi salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kinerja pelayanan…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 04:00 WIB

Industri 4.0 Belum Bela Hak Petani Jamin Harga Pangan Terjangkau

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menegaskan bahwa saat ini pemerintah Indonesia masih belum bisa membela hak-hak petani dan menjamin harga pangan yang terjangkau.

Menperin airlangga bersama presiden jokowi di acara roadmap industri 4.0

Minggu, 17 Februari 2019 - 20:26 WIB

Dana Riset Dinilai Belum Khusus untuk Industri 4.0

Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Suhono Harso Supangkat mengatakan, dana riset dan pengembangan dari pemerintah belum khusus untuk revolusi industri ke-empat.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Minggu, 17 Februari 2019 - 18:40 WIB

Pacu Pertumbuhan Ekonomi 2020-2040, Ini Langkah Strategis Kemenperin

Pemerintah menyiapkan langkah strategis perekonomian 2020-2024 yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor manufaktur.