Grup Slank Tur Merajut Kebangsaan Di Empat Pesantren

Oleh : Amazon Dalimunthe | Rabu, 06 September 2017 - 08:10 WIB

Grup Band Slank Siapkan Tur ke Empat Pesantren
Grup Band Slank Siapkan Tur ke Empat Pesantren

INDUSTRY.co.id - Grup musik papan atas Slank kembali akan  menggelar tur ke beberapa  pesantren-pesantren di Indonesia. Setelah sukses pada tahun 2012  dengan mengunjungi 57 pesantren, tur yang bertajuk “Merajut Kebangsaan”  ini bakal singgah ke empat kota,  Ciamis, Brebes, Batang, dan Mojokerto. Tur mulai dilaksanakan pada 13 hingga 17 September 2017 mendatang.

Menurut  Bimbim, grup band Slank  senang bisa menggelar tur ke pesantren lagi. Kegiatan ini banyak manfaatnya tidak hanya  bagi santri pesantren, tetapi juga bagi dirinya  Kaka, Ridho, Ivan, Bimbim, serta Abdee. "Senang bisa tur pesantren lagi. Kami ingin berbagi pesan kebangsaan, mau berbagi ilmu. Menghibur, sekaligus silaturahmi," kata Bimbim Slank saat jumpa pers di Potlot, Jakarta Selatan, Selasa (5/8).

Empat pesantren yang dikunjungi nanti yakni Pesantren Darussalam di Cujenjing Ciamis, Pesantren Al Hikmah 2 di Sirampog Brebes, Pesantren Darussalam di Subah, kabupaten Batang, dan Pesantren Amanatul Ummah di Pacet Mojokerto. Di sana Slank tidak hanya menghibur lewat penampilan. Para personel nantinya juga menyampaikan pesan persatuan dan kebangsaan.

Selanjutnya Kaka Slank menambahkan bahwa perjalanan tur ke pesantren merupakan bagian dari ibadah slank untuk mengajak generasi muda tetap dalam keimanan. “Penampilan boleh slengean, tapi solat 5 waktu dan kewajiban kewajiban sebagai umat muslim terus dijalankan. Syukur kalau akhirnya penampilan juga semakin baik,” kata Kaka.

Dipilihnya pesantren sebagai sasaran tur Slank, bukan tanpa alasan. Selain karena di pesantren juga banyak “slanker”, sebutan bagi penggemar slank, tetapi juga membuka wacana dialog antara musisi dari Jakarta dengan para santri.

“Dulu waktu kita mau memulai tur ke 57 pesantren, penolakan banyak datang dari kalangan pesantren. Tapi setelah melalui dialog ternyata apa yang selama ini mereka bayangkan tentang slank bertolak belakang dengan kenyataannya. Apalagi saat tahu kami sudah jelas menolak narkoba dan minuman keras. Mereka menerima dengan tangan terbuka,” kisah Ridho, personil slank lainnya.

Tur Merajut Kebangsaan yang didukung oleh PT Sinar Mas Grup melalui Asia Pulp & Paper. Selain pertunjukan musik, kegiatan juga dipadukan dengan  wakaf Al Quran, Juz Amma, dan pembagian buku tulis.

"Tur Slank ke pesantren ini diharapkan dapat menjadi kekuatan kita dalam merajut kebangsaan. Karena  keberagamam harus senantiasa dirawat dengan silaturrahmi," tutup Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin, yang pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian ini. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

Senin, 12 November 2018 - 20:15 WIB

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

HARRIS Hotels mengadakan program Healthy Corner di semua hotel di dalam jaringannya yang kini berjumlah 23 hotel di seluruh pelosok Indonesia dengan tujuan untuk memberikan inspirasi kepada…

GE

Senin, 12 November 2018 - 19:54 WIB

GE Healthcare Resmikan Pemasangan 1000 CT Scan di Kawasan Asia Tenggara

GE Healthcare, penyedia teknologi dan solusi kesehatan, terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUN))

Senin, 12 November 2018 - 19:51 WIB

Tol Ngawi-Kertosono Bisa Dilalui Januari 2019

PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola tol Ngawi-Kertosono menyatakan tol seksi 3 Wilangan-Kertosono akan beroperasi pada awal 2019.…

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:45 WIB

Urban Jakarta IPO di Kisaran Rp1.000-Rp1.250

PT Urban Jakarta Propertindo Tbk akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp1.000-Rp1.250 per saham.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:40 WIB

BEI: Penghitungan Free Float Praktik Umum Bursa Dunia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa metode penghitungan terhadap kelompok saham atau indeks dengan memasukan rasio "free float" merupakan praktik umum di bursa dunia.