Kemenperin Fasilitasi Industri Pengolahan Kakao Guna Tingkatkan Masyarakat Konsumsi Cokelat

Oleh : Hariyanto | Selasa, 05 September 2017 - 15:05 WIB

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Agro Kemenperin, Panggah Susanto saat acara peringatan Hari Kakao Indonesia ke-6 (Foto; Humas)
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Agro Kemenperin, Panggah Susanto saat acara peringatan Hari Kakao Indonesia ke-6 (Foto; Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Industri pengolahan kakao mempunyai peranan penting dalam peningkatan perekonomian nasional. Dalam hal ini, pemerintah telah menetapkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035, yang menyebutkan bahwa industri pengolahan kakao termasuk salah satu sektor prioritas yang harus dikembangkan.

"Untuk itu, pengembangan hilirisasi industri pengolahan kakao diarahkan untuk menghasilkan bubuk cokelat atau kakao, lemak  cokelat atau kakao, makanan dan minuman dari cokelat, suplemen dan pangan fungsional berbasis kakao, serta untuk produk kosmetik dan farmasi," ungkap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Ia menambahkan, dalam upaya mengenalkan beragam produk unggulan kakao dalam negeri tersebut, Kemenperin giat memfasilitasi melalui kegiatan pameran baik tingkat domestik maupun internasional. "Ajang ini juga sekaligus mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih meningkatkan konsumsi cokelat," terangnya.

Dikesempatan yang sama, Dirjen Industri Agro Kemenperin, Panggah Susanto menyampaikan, sejak tahun 2012 Kemenperin aktif
melakukan kegiatan pameran pada Peringatan Hari Kakao Indonesia. “Tahun ini, kami laksanakan di Plasa Pameran Industri selama empat hari, mulai tanggal 5-8 September 2017 yang dibuka untuk umum pukul 08.00-16.00 WIB,” jelasnya.

Acara tersebut terselanggara berkat kerja sama lintas sektoral, antara Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan serta asosiasi dan pelaku industri.
“Peringatan Hari Kakao Indonesia sudah menjadi tradisi bagi semua stakeholder kakao dan cokelat yang rutin setiap tahun,” ujarnya.

Pameran tahun ini diikuti sebanyak 34 peserta meliputi perusahaan besar, industri kecil dan menengah, lembaga pendidikan dan petani kakao. Mereka berasal dari Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, D.I. Yogyakarta, Bogor, Bandung, dan Jakarta.

Produk-produk yang ditampilkan, antara lain makanan dan minuman berbasis kakao olahan seperti susu permen, cokelat, kue, biskuit, dan es krim. Dalam pelaksanaan Pameran Hari Kakao Indonesia ke-6 ini, dipajang pula lukisan batik cokelat yang dibuat oleh Larasati Suliantoro Sulaiman dengan judul Satrio Manah Cokelat yang melambangkan semangat, perjuangan, dan kesejahteraan.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:00 WIB

CIEP Konferensi Politik Luar Negeri Terbesar di Dunia

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengklaim Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia 2017 (CIFP) yang akan diadakan pada Sabtu (21/10) merupakan…

Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:46 WIB

BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk memutuskan untuk menghapus jabatan Wakil Direktur Utama yang selama ini dijabat Sunarso, dan menugaskan dua direksi…

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto (ketiga dari kiri) sedang berlari di ajang Mandiri Bogor Sundown Marathon, Minggu (9/7/2017). (Irvan AF/INDUSTRY)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:25 WIB

Diikuti Pelari dari 50 Negara, Mandiri Jakarta Marathon Siap Digelar 29 Oktober 2017

Ajang lomba lari Marathon, Mandiri Jakarta Marathon yang akan digelar kembali pada 29 Oktober 2017 mendatang akan diikuti sebanayk 16 ribu pelari, bahkan hingga 1.585 pelari yang berasal dari…

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:00 WIB

Indonesia Berperan Terdepan Tangani Masalah Rohingya Myanmar

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia mengambil peran terdepan dalam masalah Rohingya.

Dirut BPJS Ketenagakerjaaan Agus Susanto saat meresmikan Contact Center

Rabu, 18 Oktober 2017 - 17:27 WIB

Aset BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp309 Triliun

Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan mempunyai dana kelolaan sebanyak Rp301 triliun, dengan total aset Rp309 triliun hasil iuran dana masyarakat yang menjadi peserta baik institusi maupun perorangan.