2017, Fast Food Indonesia Berharap Raih Pendapatan Rp5,4 Triliun

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 23 Desember 2016 - 10:55 WIB

Restoran Siap Saji Kentucky Fried Chicken. (Jean-Francois Monier/Getty Images)
Restoran Siap Saji Kentucky Fried Chicken. (Jean-Francois Monier/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pendapatan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), operator restoran siap saji Kentucky Fried Chicken (KFC), diperkirakan Rp5,4 triliun pada 2017 atau lebih tinggi 8,87% dibandingkan target pendapatan tahun ini sebesar Rp4,96 triliun. Jika dibandingkan dengan realisasi 2015 sebesar Rp4,6 triliun, maka target pendapatan FAST tahun ini lebih besar 7,8%.
 
Dalam keterangan tertulis, Kamis (22/12), manajemen FAST mengungkapkan, pendapaatan perseroan sepanjang Januari-Oktober 2016 tercatat Rp3,99 triliun, tumbuh 9,3% dibanding periode yang sama pada 2015 sebesar Rp3,65. Itu artinya, dalam 10 bulan pertama 2016, FAST telah meraih 80,44% dari target pendapatan setahun penuh 2016.
 
Dalam rangka meraih target pertumbuhan pendapatan pada 2017, perseroan akan terus melakukan penetrasi pasar di berbagai daerah tingkat dua di seluruh Indonesia yang berpotensi bisa meraih pendapatan. Langkah itu dilakukan tanpa mengabaikan berbagai lokasi di kota-kota besar yang berpotensi menghadapi persaingan yang ketat untuk memperluas jaringan restoran.
 
Untuk itu, manajemen FAST akan membuka 30 cabang baru dan 20 KFC Box pada 2017. Hingga kini, FAST memiliki 559 cabang di seluruh Indonesia. Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) merupakan kawasan yang memiliki cabang paling banyak, yakni sebanyak 195 cabang, disusul dengan daerah Jawa sebanyak 144 cabang. (abr)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KA Bandara Soekarno-Hatta (Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:15 WIB

Penyesuaian Tarif, Kini Kereta Api Bandara Batu Ceper-Soetta Hanya Rp35.000

PT Railink memutuskan menyesuaikan tarif antar-stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta. Dengan adanya penyesuaian tarif tersebut, kini masyarakat dari Kota Tangerang atau sekitar Stasiun Batuceper…

 Oesman Sapta Odang (OSO) Ketum Umum Hanura Oesman

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:07 WIB

Konflik Partai Hanura, OSO-Daryatmo Harus Temukan Kompromi Politik

Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyarankan para elit politik Hanura harus secepatnya bertemu untuk menemukan kompromi politik yang terbaik bagi partai…

Menhan Ryamizard Ryacudu-foto RiauOnline.com

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:57 WIB

Menhan Ungkap Empat Isu Krusial Ganggu Keamanan Kawasan

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu, menyebutkan, saat ini dunia tengah menghadapi empat isu krusial yang dapat mengganggu keamanan kawasan regional dan wilayah.

Partai Solidaritas Indoensia (PSI) (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:52 WIB

PSI Galang Dana Publik untuk Perbaiki Iklim Politik Tanah Air

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pembiayaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Foto Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:39 WIB

MPR: Indonesia Butuh Haluan Negara

Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan kembali pola pembangunan sejenis garis besar haluan negara(GBHN), ditengah munculnya fenomena Demokrasi Pancasila menghasilkan…