Juli 2017, Kunjungan Wisman ke Indonesia Capai 1,35 Juta Orang

Oleh : Ridwan | Senin, 04 September 2017 - 15:45 WIB

Festival Joged Bumbung Bali (Foto Ist)
Festival Joged Bumbung Bali (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada periode Juli 2017 sejumlah 1,35 juta orang. Angka ini meningkat 21,57 persen jika dibandingkan pada periode Juni 2017.

"Peningkatan terbesar terjadi di bandara Adi Sucipto sebesar 107,23 persen. Sedangkan yang terkecil terjadi di bandara Kaualanamu sebesar 12,08 persen," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto di Jakarta, Senin (4/9/2017).

Ia menambahkan, dari 1,35 juta wisman yang datang ke Indonesia, mayoritas mereka datang dari 19 pintu utama yaitu sebesar 1,14 juta orang. "Presentase kenaikan tertinggi tercatat di pelabuhan Tanjung Urban yang mencapai 56,81 persen,"  terangnya.

Sementara itu, kunjungan wisman pada bulan Juli 2017 yang datang di luar 19 pintu utama mengalami kenaikan sebesar 223,89 persen. "Salah satu penyebab peningkatan ini adalah digunakannya metode perhitungan wisman menggunakan Mobile Posting Data (MPD) yang belum digunakan pada bulan Juli 2016," kata Suhariyanto.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, dari 1,35 juta kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama Juli 2017, mayoritas wisman berasal dari Tiongkok sebesar 15,88 persen.

"Hal ini membuktikan bahwa Indonesia masih menjadi negara tujuan favorit warga negara Tiongkok," katanya.

Disisi lain, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel klarifikasi bintang di Indonesia pada Juli 2017 mencapai rata-rata 57,52 persen. "TPK tertinggi tercata di Provinsi Bali sebesar 72,32 persen," imbuh Kepala BPS.

Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel klarifikasi bintang di Indonesia mencapai 1,89 hari selam bulan Juli 2017. "Jika dirinci menurut provinsi, rata-rata lama menginap tamu yang terlama pada bulan Juli 2017 terjadi di provinsi Bali yaitu 3,19 hari," pungkasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran Generali Protection (G-PRO) (Foto: Ridwan/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 18:20 WIB

Generali Gandeng Bank BTN Berikan Perlindungan Penyakit Kritis Bagi Nasabah KPR

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia)bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)kembali meluncurkan Generali Protection (G-PRO).

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:50 WIB

Industri Sarung Tangan Karet, Dari 40 Pabrik Tersisa 5 Pabrik, Mengerikan!

Isu penutupan pabrik hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan para pelaku industri. Harga gas yang tak kunjung turun menjadi pemicu tutupnya beberapa pabrik di Indonesia.

Achmad Widjaja, Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Industri Hulu dan Petrokimia

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:03 WIB

Kisruh Harga Gas Buat Investor Wait and See, Industri Petrokimia Makin Tak Matang

Investasi sektor petrokimia hingga saat ini masih belum ada perencanaan yang matang. Pasalnya, investor masih menunggu ketegasan pemerintah terkait penurunan harga gas untuk industri.

CEO blanja.com Aulia E Marinto

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:00 WIB

Industri UMKM Harus Punya Kreativitas E-Commerce

Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus memiliki kreativitas dalam memberdayakan "e-commerce" (perdagangan…

LUNA V Lite

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:41 WIB

Fokus ke Produk, LUNA Smartphone Optimis Kuasai Pasar Dalam 3 Tahun

Luna V Lite dengan layar Fullscreen rasio 18:9 mampu menghadirkan kualitas yang sama dengan harga yang cukup fantastis yaitu 1,7 jutaan.