PLTU Jawa Bernilai 4,2 Miliar Dolar

Oleh : Herry Barus | Minggu, 03 September 2017 - 14:17 WIB

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)
Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jepara- Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 4 berkapasitas 2x1.000 MW di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memiliki nilai investasi sebesar 4,2 miliar dolar AS.

"PLTU Jawa 4 ini dibangun oleh konsorsium PT Bhumi Jati Power (BJP), pembiayaan proyek ini didanai melalui pinjaman dari Japan Bank for Internasional Cooperation dan sindikasi tujuh bank komersial," kata Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN I Made Suprateka kemarin.

Dalam pertemuan di Jepara, Kamis, lebih lanjut ia menjelaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan segera meresmikan pembangunan (ground eaking) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 4.

PLTU Jawa 4 dibangun dengan menggunakan teknologi terbaru yaitu ultra super critical (USC). Teknologi ini beroperasi pada tekanan dan suhu di atas titik kritis air, di mana fase gas dan cair dalam keadaan seimbang sehingga menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi.

Pembangkit listrik USC memiliki efisiensi sekitar 8 persen sampai 10 persen dibandingkan dengan pembangkit listrik berbasis batu bara lainnya. Hal tersebut dikarenakan konsumsi batu bara lebih sedikit dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih rendah.

Proyek Tanjung Jati B (Jawa 4) memiliki nilai investasi sebesar 4,2 miliar dolar AS. Proyek pembangkit listrik ini dikelola oleh konsorsium PT Bhumi Jati Power (BJP), yang terdiri dari Sumitomo Corporation (50 persen saham), PT United Tractors TBK (25 persen) dan The Kansai Electric Power Co(25 persen).

Pembangunan PLTU Jawa 4 menggunakan skema BOT (build operate and transfer ) dengan jangka waktu 25 tahun sejak "commercial operation date".

Pembangunan ini diharapkan dapat menambah serta memperkuat sistem kelistrikan di Jawa-Bali. Jawa 4 dibangun di atas lahan seluas 77,4 ha, proyek ini ditargetkan akan rampung dalam kurun waktu sekitar 50 bulan sampai 54 bulan dimulai sejak April 2017, serta diperkirakan dapat beroperasi pada Mei 2021 dan September 2021. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kadin

Selasa, 18 September 2018 - 21:05 WIB

Kadin Minta Pemerintah Tak Ikut Arus Perdagangan Global

Ketua Komite Tetap Pengembangan Ekspor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Handito Joewono meminta pemerintah tidak ikut arus perdagangan global.

Xpeng, Mobil listrik hasil kolaborasi iPhone dan Alibaba sesumbar siap melawan setiap produk mobil listrik keluaran Tesla

Selasa, 18 September 2018 - 20:34 WIB

Saingi Tesla, Raja Salman Rela Rogoh Kocek Rp 15 Triliun

Raja Salman dari Arab Saudi menanamkan uang senilai sekitar US$1 miliar atau sekitar Rp15 triliun ke sebuah perusahaan mobil listrik yang menjadi pesaing mobil listrik populer Tesla Motor. Investasi…

Foto Ilustrasi Impor Produk E-commerce

Selasa, 18 September 2018 - 20:20 WIB

Kini Impor Barang e-Commerce Seharga US$75 Kena Bea Masuk

Pemerintah bakal mengubah aturan tentang impor barang kiriman lewat e-commerce. Perubahan regulasi itu ditulis melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 112/PMK.04/2018.Ditjen Bea cukai…

Grup Astra Agro Kembali Raih ISPO (Foto Herlambang)

Selasa, 18 September 2018 - 19:50 WIB

Grup Astra Agro Kembali Raih ISPO

Anak-anak perusahaan perkebunan kelapa sawit Grup Astra Agro kembali menerima sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Dirut BRI Suprajarto dan CEO Lippo Group James T Riady, (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 18 September 2018 - 19:45 WIB

Bank BRI-Siloam Hospitals Perkuat Layanan Perbankan dan Layanan Kesehatan

Upaya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk untuk meningkatkan layanan jasa perbankan kepada para nasabahnya terus dilakukan. Kali ini Bank BRI menggandeng PT. Siloam International Hospitals,…