APTI : Harga Tembakau di Temanggung Tembus Rp75.000/kilogram

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 02 September 2017 - 17:55 WIB

Kebun Tembakau
Kebun Tembakau

INDUSTRY.co.id - Temanggung, Sekretaris Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Agus Setyawan mengatakan kalau kualitas tembakau ditahun ini jauh lebih bagus dibanding panen tahun lalu yang sempat mengalami keterpurukan.

"Hasil tembakau saat ini bagus dan kemungkinan areal tembakau di tahun depan akan bertambah lagi," katanya.

Ia menyebutkan untuk kawasan Gunung Prahu panen tembakau telah dimulai sejak akhir Juli 2017 dan saat ini panen sudah mencapai 50 persen.

Dan harga tembakau rajangan kering grade C pada masa panen tahun ini dibeli Rp75.000 per kilogram oleh pabrikan.

Senada dengan Agus, Kepala Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Subakir mengatakan harga tersebut jauh lebih tinggi dari panen tahun lalu, yakni untuk grade C Rp 40.000 per kilogram.

Menurut dia harga tersebut sesuai dengan kualitas tembakau tahun ini yang memang bagus, kalau panen tahun lalu tidak ada tembakau kualitas bagus karena cuaca tidak mendukung, yakni terjadi hujan terus.

Ia mengatakan cuaca selama panen tembakau saat ini bagus, kondisi kering sehingga sangat membantu dalam proses penjemuran tembakau.

"Mudah-mudahan cuaca seperti ini bertahan hingga panen tembakau selesai sehingga bisa muncul grade tembakau di atasnya yang tentu harganya akan lebih mahal," pungkasnya. (Cm/Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Transportasi di Jakarta (Ist)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:22 WIB

Dongkrak Daya Saing, Perusahaan Transportasi Minta Insentif Pajak dari Pemerintah

Perusahaan transportasi berharap adanya insentif pajak dari pemerintah berupa pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN).

Presiden Jokowi dan TGB (Foto Setkab)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:19 WIB

Presien Jokowi Terus Godok Siapa Cawapresnya, Temasuk Diantaranya TGB

Presiden RI Joko Widodo masih mematangkan calon wakil presiden yang akan mendampinginya maju dalam Pemilihan Umum Presiden 2019.

 Komunitas Ekonomi Jogja Istimewa untuk NYIA saat menyampaikan deklarasi dukungan percepatan bandara.(Foto: IST)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:16 WIB

Untuk Perkembangan Pariwisata, Masyarakat Ekonomi Jogja Penuh NYIA

Untuk perkembangan industri pariwisata di Yogyakarta, Masyarakat Ekonomi Jogja Istimewa menyatakan petisi dukungan terhadap Bandara Kulon Progo atau New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Taj Mahal, India (Dennis Jarvis/Flickr)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:15 WIB

Masuk Daftar Negara Tidak Aman, India Luncurkan Kampanye Keselamatan

India, sebagai negara yang terkenal akan keindahan alam dan memiliki budaya yang unik ini dinilai berbahaya bagi perempuan. Pada baru-baru ini, Kementerian Pariwisata India meluncurkan sebuah…

Rahmad Baagil. adalah Pengajar pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, (Foto Ist)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:10 WIB

Try Out Menjelang Pemilu 2019

Pilkada serentak telah dilakasanakan dengan baik. Para kandidiat sudah mengetahui hasil akhir versi real count, walau ada beberapa perbedaan hasil di beberapa daerah, ada bebagai indikasi kecurangan…