Tingkatkan Produksi Baja Nasional, KS Operasikan Dua Pabrik

Oleh : Ridwan | Sabtu, 02 September 2017 - 08:44 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama President Director Krakatau Steel Mas Wigrantoro Roes Setiyadi memberikan keterangan pers usai 2017 Indonesia Steel Conference: Road to 10 Million Ton Cilegon Steel Cluster (Foto Humas Kemenperin)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama President Director Krakatau Steel Mas Wigrantoro Roes Setiyadi memberikan keterangan pers usai 2017 Indonesia Steel Conference: Road to 10 Million Ton Cilegon Steel Cluster (Foto Humas Kemenperin)

INDUSTRY.co.id - Cilegon- Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk, Mas Wigrantoro Roes Setiyadi meresmikan beroperasinya dua pabrik dalam rangka HUT ke-47 yakni unit cokes oven plant dari Blast Furnance Complex dan slag grinding plant PT Krakatau Semen Indonesia (KSI).

"Dengan dimulainya pengoperasian cokes oven plant dan slag grinding plant sudah mengarah kedua pabrik ke arah komersial," kata Mas Wigrantoro bersama jajarakn direksi dan komisaris PT Krakatau Steel Tbk saat meninjau kesiapan dua pabrik tersebut, Kamis (31/8/2017)

Mas Wigrantoro mengatakan, cokes (kokas) hasil dari pengolahan batubara merupakan bahan pelebur baja yang dibutuhkan unit lainnya di blast furnance complex, targetnya pabrik ini dapat beroperasi awal 2018 menghasilkan baja cair (hot metal) berkapasitas 1,2 juta ton.

Mas Wigrantoro berharap hadirnya blast furnance complex akan mencapai efisiensi 58 dolar AS per ton sesuai target awal pembangunan, namun karena proyek ini mengalami keterlambatan pihaknya a meddfnunjuk konsultan independen untk menghitung capaian efisiensi realnya.

Sedangkan PT Krakatau Semen Indonesia merupakan perusahaan patungan PT Krakatau Steel tbk dan PT Semen Indonesia Tbk berkapasitas 750.000 ton slag per tahun. KSI nantinya memanfaatkan limbah PT Krakatau Posco dan PT Krakatau Steel Tbk sebagai bahan baku pembuatan semen, jelas Mas Wigrantoro.

Untuk menunjang aktivitas bongkar muat pabrik, PT Krakatau Steel Tbk melalui anak usaha PT Krakatau Bandar Samudera telah membangun dermaga berkapasitas 1,3 juta ton per tahun bongkar muat, sehingga kapasitas total bongkar muat di seluruh pelabuhan KBS menjadi 26,3 juta ton per tahun.

Lebih jauh Direktur Keuangan KS, Tambok P. Setyawati mengatakan, membaiknya pasar baja dunia membuat kinerja keuangan perusahaan menuju ke arah yang positif ditunjukkan dari semakin kecil rugi bersih dari 87,5 juta dolar AS semester I 2016 menjadi 56,7 juta dolar AS semester II 2017.

Begitu juga dengan membaiknya harga baja dunia diantaranya baja lembar panas dari 520 dolar AS per ton menjadi 629 dolar AS per ton, perbaikan juga diharapkan terjadi pada anak-anak perusahaan, jelas Tambok.

Tambok mengatakan, program perbaikan mesin (overhaul) pabrik baja lembar panas Hot Strip Mill (HSM) membuat perusahaan masih merugi, demikian juga dengan adanya libur lebaran yang berpengarauh terhadap pengiriman.

"Kami menargetkan kinerja akan positif pada awal 2018 seiring dengan mulai berkontribusinya sejumlah pabrik yang saat ini tengah dalam tahap pekerjaan penyelesaian," kata Tambok.

Lebih jauh Mas Wigrantoro mengatakan, perseroan telah mengantongi kontrak untuk memproduksi dan mengirimkan 200.000 ton baja untuk 10 bulan mendatang bagi pembangunan jalan tol layang Jakarta - Cikampek II, yang saat ini tela direalisasikan 14.353 ton.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…