Menteri Airlangga: Diperlukan Upaya Serius Jadikan Indonesia Sebagai Basis Produksi Industri Otomotif Dunia

Oleh : Ridwan | Kamis, 31 Agustus 2017 - 14:23 WIB

Menteri Airlangga: Diperlukan Upaya Serius Untuk Jadikan Indonesia Sebagai Basis Produksi Industri Otomotif Dunia (Foto Ridwan)
Menteri Airlangga: Diperlukan Upaya Serius Untuk Jadikan Indonesia Sebagai Basis Produksi Industri Otomotif Dunia (Foto Ridwan)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, dalam upaya mencapai visi Indonesia menjadi basis produksi industri otomotif dan komponen kelas dunia, diperlukan upaya serius dari seluruh pemangku kepentingan.

"Salah satu upayanya adalah memperkuat struktur industri otomotif melalui peningkatan kemampuan industri komponen dan infrastruktur teknologi," ungkap Airlangga di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Selain itu, lanjut Airlangga, peningkatan daya saing industri otomotif melalui peningkatan kemampuan SDM dan manajemen industri. "Tidak kalah pentingnya, peningkatan penguasaan teknologi dan R&D industri otomotif sangat diperlukan," terangnya.

Menurut Menperin, pasar dalam negeri yang terus berkembang, seyogyanya menjadi pendorong bagi pelaku usaha industri otomotif untuk terus mengembangkan industri komponen guna memperdalam struktur industri nasional.

"Potensi pasar dalam negeri sebagai basis kekuatan industri harus bisa menarik bagi investor untuk terus mengembangkan produk-produk yang dibutuhkan masyarakat dengan harha yang kompetitif," kata Menperin.

Lebih lanjut, Airlangga menegaskan, tantangan industri otomotif kedepannya akan semakin berat, sebagai dampak dari persaingan globalisasi yang semakin ketat dan tidak lagi mengenal batas-batas wilayah.

"Dalam menghadapi dan mengantisipasi ketatnya persaingan global tersebut, peningkatan daya saing, penguasaan teknologi dan peningkatan SDM, mutlak dilakukan serta mendapatkan perhatian serius dari pemerintah mauoun pemangku kepentingan lainnya," tegas Airlangga.

Selain tantangan tersebut, di kawasan ASEAN saat ini telah memasuki babak baru yaitu MEA, dimana pergerakan barang dan jasa maupun tenaga kerja sudah semakin bebas sehingga akan berdampak pada semakin ketatnya persaingan.

"Hal tersebut harus disikapi dan diantisipasi bersama-sama oleh pemerintah beserta pemangku kepentingan agar industri dalam negeri tidak tergerus oleh masuknya barang-barang impor secara bebas," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Apindo. (Foto: IST)

Kamis, 21 Juni 2018 - 07:20 WIB

Dunia Usaha Mengeluh, Apindo Minta Pasal-Pasal RUU SDA Dianulir

RUU Sumber Daya Air yang saat ini sedang di godok di DPR menimbulkan banyak persoalan. Banyak pihak melihat pasal-pasal dalam RUU SDA harus di anulir. Hal itu disampaikan Tim Kajian Publik Asosiasi…

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (twitter.com/budikaryas)

Kamis, 21 Juni 2018 - 07:20 WIB

Menhub Instruksikan Jajarannya Tingkatkan Keselamatan Pelabuhan

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan keselamatan pelabuhan di Indonesia.

Basarnas (Dok Industry.co.id)

Kamis, 21 Juni 2018 - 06:40 WIB

Tim Gabungan Hentikan Sementara Pencarian Korban KM Sinar Bangun

Gabungan pencari korban tenggelam para penumpang KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, pada hari ketiga, Rabu (20/6/2018) , menghentikan sementara pencarian pada pukul 18.00…

Kecelakaan mobil di jalan raya (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 21 Juni 2018 - 06:20 WIB

Libur Lebaran 2018, Angka Kecelakaan dan Pelanggaran di Jatim Menurun

Angka kecelakaan lalu lintas (laka) dan pelanggaran pada "Operasi Ketupat Semeru 2018" untuk mengamankan jalannya arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Jawa Timur hingga hari ke-14 menurun…

Danau Toba (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 21 Juni 2018 - 06:20 WIB

DPR Desak Kemenhub Segera Benahi Semua Transportasi Air

Tim SAR Gabungan dan Posko Harian Mudik Nasional Kementerian Perhubungan diharapkan dapat bekerja maksimal mencari dan menemukan korban hilang pada tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan…