Reasuransi MAIPARK Bersama BMKG Luncurkan Aplikasi HYDRA

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 31 Agustus 2017 - 14:11 WIB

Reasuransi MAIPARK Bersama BMKG Luncurkan Aplikasi HYDRA (Foto Fadli)
Reasuransi MAIPARK Bersama BMKG Luncurkan Aplikasi HYDRA (Foto Fadli)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Bencana banjir merupakan peristiwa alam yang biasa dan kerap terjadi dimanapun, namun bila berdampak pada keberlangsungan dan aktivitas manusia, banjir menjadi bencana dan mengganggu bahkan timbul kerugian di masyarakat. 

Terkait dengan hal itu, PT Reasuransi MAIPARK Indonesia meluncurkan MAIPARK Hydra- aplikasi berbasis Web yang menampilkan data mengenai banjir di Indonesia, bersamaan dengan dilaksanakannya simposium tentang banjir yang kedua kalinya, dengan tema perubahan iklim (climate change). 

Menurut Direktur Utama PT Reasuransi MAIPARK Indonesia, Yasril Y. Rasyid, terlepas dari strategi pencegahan banjir, pendekatan baru untuk mengakomodasi peningkatan risiko banjir diperlukan untuk menciptakan solusi berkelanjutan dan memungkinkan untuk mengatasi perkembangan wilayah perkotaan yang terus meningkat terutama di daerah rawan banjir serta munculnya ketidakpastian yang disebabkan oleh perubahan iklim.

"Sekarang muncul urgensi untuk pertukaran informasi mengenai perkembangan dan pengalaman dalam penelitian, kebijakan dan manajemen. Karenanya di simposium, kami paparkan hasil studi dari Tim Riset Banjir Jakarta terkait bencana banjir, sekaligus memperkenalkan MAIPARK Hydrology Analysis (HYDRA), aplikasi berbasis Web yang dikembangkan oleh Research and Innovation (RDI) Group, PT Reasuransi MAIPARK Indonesia," papar Yasril dalam Simposium di MAIPARK Ballroom, Gedung Permata Kuningan, Jakarta, yang juga dihadiri oleh Direktur Teknik beserta underwriter dari seluruh perusahaan asuransi, reasuransi di Indonesia (31/8/2017).

Aplikasi ini dibangun untuk berbagi hasil riset banjir RDI terkait informasi kejadian banjir historis dan risiko banjir untuk wilayah DKI Jakarta kepada masyarakat umum. Selain itu terdapat fitur untuk melakukan simulasi kerugian sederhana akibat banjir berdasarkan ketinggian rendaman dan jenis bangunan

Tentunya akan sangat membantu mengidentifikasi dan menilai potensi banjir di suatu lokasi HYDRA versi kedua mempunyai kelebihan disbanding versi pertama yang diluncurkan pada tahun 2015. Diantaranya terdapat features historical data, flood model untuk seluruh Indonesia, tak hanya Jakarta. Resolusi lebih tinggi hingga 10 M sedangkan sebelumnya 30 M. HYDRA dapat diakses public dengan komposisi 90% saja, sedangkan sekitar 10% hanya dapat diakses oleh perusahaan ceding terkait zona asuransi banjir. 

Lebih lanjut Yasril juga mengatakan simposium ini bertujuan untuk menampilkan perkembangan terbaru dalam Ilmu Pengetahuan terkait bencana banjir, seperti hidrologi dan hidrodinamika, pemodelan dan peramalan banjir, cuaca dan iklim, manajemen informasi dan sistem pendukung keputusan berbasis Sistem Informasi Geografis, strategi dan pendekatan, kesadaran dan partisipasi masyarakat. "Selain itu simposium ini juga bertujuan untuk mendukung peningkatan kapasitas lebih lanjut penanganan bencana alam dari sektor bisnis industri asuransi di Indonesia," jelas Yasril.

Pada kesempatan yang sama, PT MAIPARK Indonesia juga melakukan Mou dengan (Badan BMKG Meteorologi, dan Geofisika). Kerjasama yang bersifat umum, utamanya terkait dengan dengan weather based insurance, Peningkatan capacity building baik itu untuk industri asuransi maupun BMKG. "Kerjasama dengan BMKG ini yang dikaitkan dengan proteksinya melalui produk produk asuransi," ujar Yasril 

Sementara itu Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Andi Eka Sakya mengataka dengan adanya MoU ini diharapkan akan tercipta sinergi yang lebih baik antara PT MAIPAR Indonesia dengan BMKG. "Kerjasama ini dianggap perlu untuk meningkatkan hubunga kerjasama perlunya informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika bagi industri perasuransi nasional," papar Andi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 12:50 WIB

Asian Agri Optimis Capai Kemitraan 100.000 Hektar

Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018