Butet Incar Asian Games sebagai Gelar Terakhir

Oleh : Irvan AF | Rabu, 30 Agustus 2017 - 03:29 WIB

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (Foto: BadmintonIndonesia.org)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (Foto: BadmintonIndonesia.org)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Liliyana Natsir yang bersama pasangannya Tontowi Ahmad berhasil meraih posisi tertinggi di Kejuaraan Dunia bulu tangkis 2017, Glasgow, Skotlandia beberapa hari lalu, mengincar gelar tertinggi di Asian Games 2018 sebagai gelar terakhir.

"Target utama kami dan saya pribadi setelah ini adalah Asian Games 2018 di mana Indonesia jadi tuan rumahnya dan saya juga belum pernah persembahkan medali emas, mudah-mudahan nanti bisa," kata Liliyana yang akrab disapa Butet ditemui saat kedatangannya dari Kejuaraan Dunia di Bandara Internasional Soekarno-Hata, Tangerang, Banten, Selasa (29/8/2017) malam.

Mengingat usia yang tidak lagi muda sebagai pemain banyak yang mengkhawatirkan selepas Asian Games 2018, pasangan ini berpisah jika Butet menyatakan gantung raket untuk pensiun, namun dia mengungkapkan masih belum memikirkan hal tersebut.

"Saya target memang terakhir Asian Games 2018, kalau ke depannya saya gak tahu nanti dibicarakan lagi," ujar Butet.

Di Kejuaraan Dunia 2017 sendiri, Tontowi/Liliyana merebut satu-satunya gelar juara untuk Indonesia usai menghentikan pasangan rangking satu dunia asal China Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor akhir 15-21, 21-16, 21-15.

Gelar juara dunia ini menjadi yang kedua bagi Tontowi. Sebelumnya ia dan Liliyana menjadi kampiun di Guangzhou, Tiongkok, pada tahun 2013. Sementara bagi Liliyana sudah mengamankan gelar ini untuk yang keempat kalinya setelah sebelumnya Liliyana meraih gelar pada tahun 2005 dan 2007 bersama Nova Widianto.

"Puji Tuhan kami bisa tiba di Jakarta dengan menegakkan kepala dengan bangga, karena kami bisa mencetak sejarah lagi sebagai juara dunia untuk yang kedua kalinya ini juga sebagai hadiah ulang tahun kemerdekaan Indonesia," ujar Butet.

Selain Tontowi/Liliyana, Indonesia juga meraih medali perak lewat pasangan ganda putra, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro. Ahsan/Rian menjadi runner-up setelah berhadapan dengan unggulan delapan asal China, Zhang Nan/Liu Cheng, dengan skor 10-21, 17-21.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 19:10 WIB

Menteri Airlangga: Peningkatan Investasi Dorong Tumbuhnya Populasi Industri

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan, peningkatan investasi dapat mendorong pertumbuhan populasi industri.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:53 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.586

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (19/11/2018) ini menguat sebesar sembilan poin menjadi Rp14.586 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.595…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Senin, 19 November 2018 - 17:48 WIB

Presiden Jokowi: Perlu Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pemerintahannya bicara mengenai infrastruktur, maka tidak mungkin menutupnya dari anggaran pemerintah saja, sehingga perlu inovasi pembiayaan.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:45 WIB

BRI Cabang Purwokerto Salurkan KUR Rp442,218 Miliar

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sampai dengan Oktober 2018 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp442,218 miliar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 17:40 WIB

Menperin Airlangga: Relaksasi DNI Pacu Investasi Sektor Industri

Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Investasi, khususnya di sektor industri, menjadi salah…