Potensi Wakaf Jadi Incaran Asuransi Syariah

Oleh : Wiyanto | Selasa, 29 Agustus 2017 - 16:52 WIB

BCA Syariah (Foto Ist)
BCA Syariah (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Produk asuransi syariah sektor wakaf sedang  dikembangkan oleh industri. Mengingat pasar Indonesia sangat besar dan potensi wakaf juga demikian. Asuransi wakaf diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat.

"Saya tambahkan, saya turut bidani, waktu itu wakaf permintaan anggota, memberikan manfaat maslahat umat selain tabungan wakaf," kata Srikandi Utami, Sekjen Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Ia menjelaskan dana premi untuk investasi wakaf kata dia, maksimal 45 persen pada tahun pertama dan kedua. Asuransi wakaf ini dikerjasmakan dengan nazir pada Badan Wakaf Indonesia (BWI).

"Salah satu anggota kami coba pasarkan asuransi berfitur wakaf. Namun terbatas bekerjasama dengn nazir. Tapi bisa mengkayakakan dana nasabah," jelas dia.

Diketahui, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional /Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro menginginkan modal  para pengusaha rintisan (startup) di industri halal dapat berasal dari pemanfaatan uang wakaf.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 12:50 WIB

Asian Agri Optimis Capai Kemitraan 100.000 Hektar

Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018