Menkop Ingin Warteg "Ekspansi" ke Malaysia

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 22 Desember 2016 - 17:18 WIB

Ilustrasi pelanggan warteg. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi pelanggan warteg. (Dimas Ardian/Bloomberg)

INDUSTRY.co.id - Warung Tegal atau biasa disingkat warteg adalah usaha warung nasi yang dikelola pendatang asal Tegal, Jawa Tengah. Warteg banyak bertebaran di Jakarta dan sekitarnya, namun mungkinkah jika warteg buka cabang di negeri jiran?

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga sudah menyatakan dukungan bagi para pengelola warteg yang tergabung dalam Koperasi Warung Tegal (Kowarteg) DKI Jakarta yang berencana membuka warungnya di mancanegara.

"Saya pikir warteg sudah terkenal dimana-mana dan memiliki brand yang kuat. Maka, sudah sewajarnya bila warteg membuka cabangnya hingga ke mancanegara‎", tegas Menkop saat berdialog dengan Ketua Umum Kowarteg H.R.S Sastoro beserta jajaran pengurusnya, di salah satu warteg di kawasan Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2016).

Acara dialog yang dihadiri juga Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) Kemenkop dan UKM Ahmad Zabadi itu‎, Puspayoga menyarankan agar Kowarteg membuka cabang di Malaysia sebagai langkah awal, karena potensinya amat besar.

"Dengan branding warteg yang kuat, ditambah banyak orang Indonesia di Malaysia, saya yakin warteg akan sukses di sana. Saya siap membantu membukakan link ke sana, agar warteg bisa segera buka cabang di Malaysia", imbuh Menkop.

Apalagi, lanjut Puspayoga, kini warteg sudah memiliki badan hukum sebagai koperasi. Maka, langkahnya ke depan akan lebih mudah, terkait soal ijin usahanya.

"Saya sudah sering berkeliling ke warteg-warteg dan menanyakan perihal manfaat kredit usaha rakyat (KUR). Sudah banyak juga warteg yang memanfaatkan KUR Rp25 juta untuk membuka cabang warung baru", kata Puspayoga.

Dalam kesempatan itu, Ketum Kowarteg Sastoro menjelaskan bahwa pendirian koperasi itu tidak semata untuk berbisnis. Melainkan lebih kepada pengayoman dan perlindungan para pelaku usaha warteg di Jakarta. Bahkan, dengan berkoperasi, eksistensi warteg menjadi semakin tegas dan jelas.

 ‎"Misalnya, ketika zaman Gubernur Jakarta Fauzi Bowo akan menerapkan pajak 10 persen untuk warteg di Jakarta, kami protes keras. Usaha kami berhasil hingga kebijakan itu batal diterapkan. Itulah salah satu fungsi Kowarteg", jelas Sastoro.

Terkait rencana buka cabang di Malaysia, Sastoro yang mantan anggota DPR RI periode 1999-2004 menambahkan bahwa selain Malaysia, Kowarteg ‎yang berdiri sejak 1982 dan beranggotakan 20 ribuan pengusaha warteg itu juga akan membuka cabang di Hongkong (kawasan Victoria) dan Melbourne, Australia.

 "Di Malaysia kita akan buka di daerah Kualalumpur, Johor, dan Penang. Kita juga sudah survei di Hongkong dan Melbourne. Semua rencana itu tinggal realisasi saja", pungkas dia.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Singapore Airlines (SIA) Grup (Foto Ist)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 15:30 WIB

Singapore Airlines-Air New Zealand Sambut Persetujuan Regulasi untuk Aliansi

Singapore Airlines dan Air New Zealand menyambut keputusan Kementerian Perhubungan Selandia Baru hari ini untuk memperpanjang perizinan dari aliansi usaha patungan kedua maskapai.

Maryono, Direktur Utama Bank BTN, di Kampus IPB (foto ist)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 15:20 WIB

Bank BTN Dorong Generasi Milenial Jadi Pengusaha Properti

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, mendorong generasi milenial untuk menjadi pengusaha properti yang mumpuni. Salah satunya dengan aktif melakukan edukasi kepada mahasiswa dan…

BookMyShow Hadirkan Fitur Terbaru Pemesanan Karaoke (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 15:00 WIB

BookMyShow Hadirkan Fitur Terbaru Pemesanan Karaoke

Mendengarkan musik dan bernyanyi adalah rutinitas yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari kita. Untuk mengakomodasi kebutuhan hiburan tersebut, BookMyShow hari ini memperkenalkan…

LOreal Professionnel Persiapkan 55 Backstage Hairstylist Menuju JFW 2019

Minggu, 21 Oktober 2018 - 14:30 WIB

LOreal Professionnel Persiapkan 55 Backstage Hairstylist Menuju JFW 2019

LOral Professionnel kembali majukan talenta hairdresser lokal terbaik untuk berkontribusi dalam perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2019 pada 20-26 Oktober 2018 mendatang.

Penggagas Program LUAS IndoRunners Holil Soekawan saat menyerahkan secara simbolis total Kilometer pelari kepada Ketua Pelaksana Harian Artha Graha Peduli Heka Hertanto (Foto: Herlambang/Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 14:25 WIB

AGP Ganti Setiap Kilometer Pelari IndoRunner Dalam Bentuk Bantuan untuk Korban Gempa Palu

Bentuk kepedulian bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya seperti yang dilakukan Artha Graha Peduli (AGP) yang bekerjasama dengan program LUAS (Lari Untuk Amal Sosial) IndoRunners.…