Luncurkan Solid Road, Holcim Sasar Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Oleh : Ridwan | Senin, 28 Agustus 2017 - 14:54 WIB

Marketing Director PT Holcim Indonesia, Dhamayanti Suhita
Marketing Director PT Holcim Indonesia, Dhamayanti Suhita

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Prioritas pemerintah dalam pembangunan infrastruktur nasional, menjadi kunci utama dalam peningkatan daya saing Indonesia. Gencarnya pembangunan infrastruktur khususnya pembangunan jalan utama di daerah-daerah luar Pulau Jawa, memberikan angin segar bagi industri konstruksi dan bahan bangunan yang tengah lesu karena perlambatan ekonomi. 

 

Tidak hanya bahan bangunan, teknologi dan kondisi tanah yang beragam menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan jalan. Konsisten dengan komitmennya dalam inovasi, Holcim Indonesia memperkenalkan “Solid Road”, sebuah produk inovatif untuk mengatasi masalah stabilisasi tanah sebagai pondasi jalan. 

 
 
“Kami memahami kendala-kendala pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Indonesia yang memiliki karakteristik geografis yang beragam, termasuk kondisi tanah yang menjadi penyokong utama infrastruktur.," ungkap CEO PT Holcim Indonesia Tbk. Gary Schutz melalui keterangan tertulisnya kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta, Senin (28/8/2017).
 
Ia menambahkan, “Solid Road” merupakan produk berbasis semen dengan formula inovatif untuk mendapatkannstabilisasi tanah, sehingga mampu membantu menurunkan biaya konstruksi maupun pemeliharaan jalan. "Sebagai lini terbaru dalam deretan produk unggulan dan inovatif dari Holcim Indonesia, Solid Road menyasar proyek-proyek pembangunan jalan nasional, daerah, maupun swasta di seluruh Indonesia," terangnya.
 
Sementara itu, Marketing Director PT Holcim Indonesia, Dhamayanti Suhita mengatakan, ketidak stabilan kondisi tanah dapat menyebabkan keretakan atau kerusakan pada lapisan permukaan aspal atau beton, sehingga dapat merugikan baik pemilik maupun pengguna jalan. "Untuk itu,  Solid Road hadir dalam dua jenis, kemasan kantong dan curah sesuai dengan kebutuhan pelanggan," imbuh Dhamayanti.
 
Selain itu, lanjut Dhamayanti, manfaat lain yang bisa didapatkan oleh pelanggan, yaitu layanan pengujian laboratorium untuk menganalisa tingkat kestabilan tanah, pengembangan campuran, hingga uji kualitas produk di lapangan.  "Ini merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan nilai tambah dalam setiap produk dan solusi yang kami tawarkan. Analisa laboratorium dan uji kualitas produk membantu memastikan hasil akhir sesuai keinginan pelanggan dan peruntukkan jalan sesuai dengan kondisi tanah yang diharapkan," sambung Ita.
 
Kehadiran Solid Road diharapkan dapat menjadi solusi baru bagi Pemerintah maupun swasta dalam menyediakan sarana infrastruktur yang berkualitas sesuai dengan karakteristik tanah di Indonesia yang dapat memberikan banyak manfaat bagi semua pihak dan mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…