Jonan: 2040 Semua Kendaraan Harus Berenergi Listrik

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 27 Agustus 2017 - 14:15 WIB

Hari Pendidikan Nasional Mahasiswa pamerkan karya-karya mobil listrik terbaik di IIMS 2017
Hari Pendidikan Nasional Mahasiswa pamerkan karya-karya mobil listrik terbaik di IIMS 2017

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengajukan usulan ke Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan kebijakan larangan penjualan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan bensin pada 2040. Hal itu sebagai upaya dalam mempercepat pengembangan serta penggunaan kendaraan listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  Ignasius Jonan  mengungkapkan program kendaraan listrik  harus bisa maju untuk generasi masa depan, untuk lingkungan hidup dan, bisnis yang lebih baik, kemandirian energi, hingga menghemat devisa.“Penerapan kendaraan listrik tidak bisa kita tolak. Para stakeholders tolong beri masukan, bukan (memberikan) keberatan. Kita matangkan roadmap pelaksanaannya, program ini harus jalan,” kata Jonan,  Jumat (25/8/2017)

Menurut Jonan Presiden meminta draft aturan segera disusun yang dibahas bersama para stakeholder sebagai dasar pengembangan kendaraan listrik kedepan. “Bapak Presiden juga minta kalau bisa cepat selesai dan didorong setidaknya selesaikan peraturannya dulu, karena ini pasti banyak muatannya,” ujar Jonan.

Kementerian ESDM yang mambahas percepatan pemanfaatan kendaraan listrik bersama para stakeholder seperti pengamat, asosiasi dan kementerian terkait  juga akan mengusulkan pembebasan Bea Masuk dan PPn BM untuk kendaraan listrik (Completely Knock Down/CKD).

Untuk mendukung hal tersebut, PT PLN (Persero)  juga siap ditugaskan untuk bangun Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) sebagaimana PT Pertamina (Persero) diberi tugas oleh pemerintah untuk membangun SPBU. “Walaupun nanti PLN kerja sama dengan swasta, tapi brand-nya tetap SPLU PLN, seperti misalnya SPBU Pertamina,” kata Jonan.

Pemerintah juga akan mulai mengembangkan kendaraan berbahan energi listrik ini melalui penciptaan ekosistem industri kendaraan listrik nasional dengan fabrikasi dalam negeri, perhatian terhadap local content, grand design industri mobil listrik nasional, penyiapan infrastruktur pendukung.“Market creation dan expansion, serta insentif pajak secara tegas,” pungkasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pelabuhan (Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:15 WIB

PORT Bidik Rights Issue Senilai Rp1,1 Triliun

INDUSTRY.co.id - PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) siap melakukan rights issue 1,5 miliar lembar saham.

Ilustrasi Ekspor (ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:00 WIB

Komoditi Indonesia Tertekan Perang Dagang AS-China

INDUSTRY.co.id - Perang dagang AS dan China diperkirakan akan berdampak ke ekonomi Indonesia. AS menerapkan tarif hingga 25 persen dari barang impor China, tak mau kalah China akan membalas…

Pariwisata Kalimantan (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Juni 2018 - 19:00 WIB

Pariwisata Kalteng Miliki Potensi Luar Biasa Tapi Kurang Promosi

Ketua Komisi C DPRD Kalimantan Tengah, Syamsul Hadi, menilai objek wisata di provinsi ini memiliki potensi yang luar biasa, namun promosinya sangat minim sehingga kurang optimal dalam menarik…

OPEC (Foto Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:54 WIB

AS-China Turunkan Harga Minyak, OPEC Akan Tentukan Produksi Minyak

INDUSTRY.co.id - Saudi Arabia Pemimpin Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia mengusulkan pengurangan produksi namun ditentang sebagian anggota OPEC lainnya. Hal…

Megawati Sukarno Putri. (Foto: IST)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:00 WIB

Ketum PDI-P Dijadwalkan Hadiri Haul Bung Karno di Blitar

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menghadiri acara haul ayahnya, Soekarno (Bung Karno), yang masih dalam satu rangkaian peringatan bulan Bung Karno di kawasan makam, Kelurahan…