Tingkatkan Pariwisata Sport, 30 Pelancar Ramaikan Selancar Layang Banyuwangi

Oleh : Herry Barus | Minggu, 27 Agustus 2017 - 11:23 WIB

Banyuwangi tingkatkan Pariwisata Sport (Ist)
Banyuwangi tingkatkan Pariwisata Sport (Ist)

INDUSTRY.co.id - Banyuwangi-  Sebanyak 30 peserta dari 14 negara bersaing menampilkan atraksi seluncur angin terbaik di ajang sport tourism "Banyuwangi Kiteboarding and Wind Surfing International Competition" yang dimulai pada Sabtu (26/8/2017)  di Pulau Tabuhan.

Pulau Tabuhan Banyuwangi benar-benar menjadi surga bagi para peselancar angin dunia. Para atlet dari mancanegara terlihat sangat menikmati suasana pulau berpasir putih man unsay tersebut. Embusan angin yang kencang, ombak yang tidak terlalu besar yang dipadu dengan keindahan pulau menjadi kenikmatan tersendiri bagi para peselancar tersebut.

Seperti yang diungkapkan salah satu peserta Narapichit Pudla asal Thailand. Dia sangat senang bermain selancar angin di Pulau Tabuhan. Menurut dia, Pulau Tabuhan merupakan lokasi terbaik untuk bermain selancar angin di Indonesia. 

"Di sini kecepatan anginnya pas. Apalagi pulaunya sangat cantik. Lokasi yang paling bagus untuk bermain surfing di Indonesia," katanya. 

Pulau Tabuhan merupakan tempat ketiga di Indonesia yang pernah didatangi oleh Narapichit untuk bermain selancar angin, setelah Bali dan Pulau Bintan.

Narapichit merupakan pemenang juara kedua kategori freestyle di kompetisi ini pada tahun 2015. "Saya sudah dua kali mengikuti kompetisi di Pulau Tabuhan ini. Cuaca dan anginnya benar benar mendukung, Sangat menyenangkan," tuturnya. 

Pulau Tabuhan dikenal memiliki angin yang cocok untuk digelar selancar layang dan angin. Bahkan angin di Pulau Tabuhan memiliki karakteristik yang tidak dimiliki oleh tempat lainnya.

Hari pertama kejuaraan ini Narapichit beratraksi di freestyle. Dia beberapa kali bermanuver menampilkan aksi terbang di atas air lalu melandai kembali dengan gerakan-gerakan akrobatik.

Selain diikuti peserta pria, kompetisi ini diikuti peserta wanita. Salah satunya Madlen Ernest dari Austria. Madlen menjadi yang terbaik di kelas maraton. Di kelas maraton, para peserta diadu menjadi yang tercepat  berseluncur mengitari Pulau Tabuhan.

"Saya beruntung, meskipun saya sudah berlatih sebelumnya. Anginnya sangat bagus, membantu saya menambah kecepatan sehingga bisa jadi pemenang," ucap Madlen.

Pulau Tabuhan sendiri merupakan pulau kecil tak berpenghuni yang masuk Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Hanya diperlukan waktu 20 menit untuk menuju ke Pulau Tabuhan dengan menggunakan perahu motor.

Pulau yang terletak di sisi Timur Kabupaten Banyuwangi ini menyimpan pesona yang indah. Pasir putih yang halus, air laut yang jernih dan biota laut yang menawan. Tak heran, banyak wisatawan yang pergi ke pulau ini untuk melakukan snorkeling dan diving.

Secara terpisah, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan sport tourism menjadi salah satu cara untuk mempromosikan pariwisata daerah. “Sport tourism efektif untuk mendorong wisata. Jadi kita dapat dua manfaat, pertama kunjungan atlet dan wisitawan penggemar olahraga air. Kedua, promosi destinasinya yaitu Pulau Tabuhan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkab Wawan Yadmadi mengatakan, kompetisi berlangsung selama dua hari, 26-27 Agustus. Ajang ini melombakan berbagai kelas, yaitu kategori racing (maraton), trapezoid, speed trial, dan freestyle and bigjump exhibition dengan memperebutkan hadiah menarik total Rp105 juta.

“Hari ini kategori yang dilombakan marathon women and men serta freestyle. Besok dilanjutkan kategori lainnya," ujarnya.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Film Bintang Ketjil produksi tahun 1963 yang direstorasi oleh Pusbangfilm

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:50 WIB

Pusbangfilm Kemendikbud Restorasi Film Bintang Ketjil Produksi 1963

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (pusbangfilm) berhasil merestorasi film Bintang Ketjil karya sutradara Wim Umboh dan Misbach Jusa Biran…

Deretan Gelang dan Tali Jam STRAPS yang siap memenuhi permintaan konsumen.

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:32 WIB

Bermula dari Tali Jam STRAPS Jadi Produk Fashion Kekinian

Bagi kalangan anak milenial, straps, atau juga dikenal sebagai gelang dengan motif khusus sudah tidak asing lagi. Banyak yang mengenakannya sebagai bagian dari mode, ada juga yang menjadikannnya…

Bendungan Logung

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:22 WIB

Mulai Diisi, Bendungan Logung Mampu Mengairi 5.296 Ha Irigasi dan Destinasi Wisata Baru Kudus

Bendungan Logung merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun tahun 2015-2019 untuk mewujudkan Nawacita Pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla membangun ketahanan…

IHSG

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:20 WIB

Bursa Asia Diperkirakan Lanjutkan Pelemahan

Jakarta - Adanya imbas pelemahan bursa saham global sebelumnya membuat laju bursa saham Asia masih mengalami pelemahan. Aksi jual masih kerap terjadi. Bahkan kian diperparah dengan adanya pelemahan…

Mata uang Rupiah (Foto Ist)

Rabu, 19 Desember 2018 - 08:59 WIB

Sentimen Positif Bakalan Kuatkan Rupiah Hari Ini

Jakarta - Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14515-14588. Pergerakan Rupiah yang menguat terlihat belum dapat merubah tren pergerakan sidewaysnya. Akan tetapi, kondisi ini berubah…