Karnaval Kemerdekaan di Bandung Libatkan 2.500 Peserta

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 26 Agustus 2017 - 10:04 WIB

Walikota Bandung Ridwan Kamil (Foto Ist)
Walikota Bandung Ridwan Kamil (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Bandung- Karnaval Kemerdekaan yang bertajuk "Pesona Parahyangan 2017" di Kota Bandung, Jawa Barat, akan melibatkan 2.500 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia pada Sabtu (26/8/2017).
           
"2.500 peserta ini berasal dari perwakilan budaya 13 provinsi, 20 kabupaten/kota di Jawa Barat, 43 komunitas, serta perwakilan dari berbagai daerah," ujar Humas Karnaval Kemerdekaan Catharina Widyasrini di Bandung, Jumat 925/8/2017)
         
Ia mengatakan, karnaval kemerdekaan ini menjadi tradisi penutup perayaan puncak hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah digelar sejak 2015.
          
Untuk tahun 2017, Kota Bandung dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan karnaval kemerdekaan, dengan menampilkan berbagai budaya khas di Indonesia.
          
"Di tahun 2015 perayaan bertajuk 'karnaval khatulistiwa' digelar di Pontianak, dilanjutkan dengan karnaval kemerdekaan pesona Danau Toba di Parapat dan Balige Sumatera Utara," kata dia.
          
Sementara itu, kurator karnaval Aat Suratin mengatakan acara ini tidak hanya melibatkan tokoh-tokoh seniman dan budayawan Jawa Barat. Juga akan melibatkan seniman dari berbagai daerah lainnya.
          
"Semua yang ditampilkan di karnaval ini menggambarkan semangat kerja bersama, mulai dari peserta karnaval yang akan menampilkan seni tradisional dan kontemporer. Hingga kendaraan yang akan dinaiki oleh presiden," katanya.
          
Rangkaian kegiatan karnaval di Bandung akan dimulai pukul 14.00 WIB dengan panjang lintasan hingga 3,8 kilometer. Rute sendiri akan mulai dari depan Gedung Sate, menuju Jalan Ir. H. Djuanda (Dago), Jalan Merdeka menuju Taman Vanda. Di Taman Vanda, Joko Widodo bersama ibu negara dijadwalkan akan menyaksikan rangkaian karnaval.

Sementara itu Walikota Bandung Ridwan Kamil mengajak warga Bandung menggunakan pakaian adat atau pakaian nasional. Dengan begitu, suasana Tatar Parahyangan akan semakin terasa. Presiden Jokowi juga rencananya akan mengenakan pakaian adat Sunda.
         
"Keramaiannya akan sangat luar biasa dan diimbau warga kalau bisa karena semangatnya kebhinekaan, datang pake pakaian tradisional," kata dia. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…

Petani Padi (Ilustrasi)

Minggu, 18 November 2018 - 10:46 WIB

Agroekologi Bisa Jadi Solusi Pertanian Masa Depan

Agroekologi sesungguhnya memiliki kemampuan menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibanding pola pertanian konvensional. Sayangnya, agroekologi masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:34 WIB

KTT APEC akan Bahas Konektivitas Untuk Pertumbuhan Inklusif

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018 hari kedua, Minggu (18/11/2018) di Port Moresby, Papua Nugini, antara lain akan membahas konektivitas untuk pertumbuhan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dewan Bisnis APEC

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC) di Port Moresby, Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018).