Bakrie Group Siap Garap Energi Panas Bumi di Madiun

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 25 Agustus 2017 - 10:49 WIB

Energi Panas Bumi (Foto Eksplorasi.Id)
Energi Panas Bumi (Foto Eksplorasi.Id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Bakrie Group melalui PT Bakrie Darmakarya Energi, mengincar 2 titik sumber panas bumi alias harta karun energi di Madiun. Hal ini di ketahui dari hasil pertemuan dengan tim dari Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Madiun di ruang asisten bidang ekonomi dan pembangunan.

Senior Field Operation PT Bakrie Darmakarya Energi, Saiful Anwa mengatakan, dua titik sumber panas bumi yang diincar tersebut berada di Desa Mendak Kecamatan Dagangan.

"Di Kabupaten Madiun terdapat dua titik lokasi pengeboran rencananya maka kita adakan pertemuan dengan muspika untuk membahas prosedurnya. Sedangkan di Ponorogo terdapat satu titik, yakni di Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Madiun juga," jelas Saiful usai pertemuan tersebut, Kamis (24/8/2017)

Saiful menambahkan untuk waktu pengerjaan dua titik sumur panas bumi di Desa Mendak, tergantung pada hasil pengeboran di Desa Ngebel. Target dari masing-masing sumur mampu menghasilkan listrik sebesar 55 megawatt.

Kepala Bidang ESDM, Aris Budi mengatakan KPPT Kabupaten Madiun memanggil PT Bakrie Darmakarya Energi selaku pemenang proyek pengerjaan energi panas bumi untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan awal proyek yang dilihat dari kelengkapan perizinan.

"Kami hanya ingin memastikan. Ini masih tahapan yang panjang. Rapat seperti ini akan kami sampaikan secara berkala. Bakrie akan melaporkan setiap progres di lokasi," tutut Aris.

Menurut Aris, seluruh proses terkait perizinan ditangani di tingkat provinsi. Sementara pihak Kabupaten Madiun, hanya memberikan fasilitas.

Karena cakupan wilayah ekspolrasi di Madiun lebih luas serta memiliki dua titik sumur, Pemkab Madiun berharap kantor serta fasilitas proyek dibangun di Madiun, bukan di Ponorogo.

"Kami sudah menyiapkan fasilitas, berupa lahan seluas lima hektar di sekitar lokasi," kata Aris

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto Ilustrasi Impor Produk E-commerce

Selasa, 18 September 2018 - 20:20 WIB

Kini Impor Barang e-Commerce Seharga US$75 Kena Bea Masuk

Pemerintah bakal mengubah aturan tentang impor barang kiriman lewat e-commerce. Perubahan regulasi itu ditulis melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 112/PMK.04/2018.Ditjen Bea cukai…

Grup Astra Agro Kembali Raih ISPO (Foto Herlambang)

Selasa, 18 September 2018 - 19:50 WIB

Grup Astra Agro Kembali Raih ISPO

Anak-anak perusahaan perkebunan kelapa sawit Grup Astra Agro kembali menerima sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Dirut BRI Suprajarto dan CEO Lippo Group James T Riady, (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 18 September 2018 - 19:45 WIB

Bank BRI-Siloam Hospitals Perkuat Layanan Perbankan dan Layanan Kesehatan

Upaya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk untuk meningkatkan layanan jasa perbankan kepada para nasabahnya terus dilakukan. Kali ini Bank BRI menggandeng PT. Siloam International Hospitals,…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 18 September 2018 - 18:30 WIB

Rupiah Selasa Sore Menguat Menjadi Rp14.867

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore bergerak menguat sebesar 13 poin menjadi Rp14.867 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.880 per dolar AS.

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (Foto:Ist)

Selasa, 18 September 2018 - 18:00 WIB

Pengembangan Industri Pariwisata, Qatar Investasi 100 Juta Dolar di Indonesia

Pemerintah Qatar telah melakukan investasi 100 juta dolar AS untuk pengembangan industri pariwisata di Indonesia.