Stok Melimpah, Harga Bawang Merah di Sumenep Turun Hingga Rp 2000 Perkilo

Oleh : Hariyanto | Jumat, 25 Agustus 2017 - 10:49 WIB

Bawang Merah
Bawang Merah

INDUSTRY co.id -Sumenep - Harga bawang merah di pasar tradisional Sumenep berangsur turun. Hingga saat ini harga bawang merah turun Rp 2.000 menjadi Rp 16.000 per kg dari harga sebelumnya yakni Rp 18.000 per kg.

"Harga bawang merah mulai turun sejak pekan kemarin. Awalnya Rp 18.000 per kg. Ternyata pekan ini turun lagi menjadi Rp 16.000 per kg," kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Sukaris, Kamis (24/08/2017).

Sukaris menilai, turunnya harga bawang merah tersebut karena melimpahnya stok, mengingat di beberapa daerah sentra penghasil bawang merah saat ini sudah mulai masuk masa panen.

"Bawang ini mirip dengan cabai. Termasuk komoditas yang tidak tahan lama. Karena itu, harganya memang fluktuatif," ujarnya.

Sementara komoditas yang juga mengalami penurunan harga adalah cabai merah besar dan cabai merah kecil. Cabai merah besar mengalami penurunan harga Rp 1.000 per kg, dan cabai kecil mengalami penurunan harga Rp 3.000 per kg.

"Saat ini harga cabai merah besar Rp 9.000 per kg, dan cabai kecil Rp 12.000 per kg. Harga cabai memang terus melorot. Hampir setiap hari terjadi penurunan harga," ungkapnya.

Komoditas lain pekan ini harganya relatif stabil. Daging ayam broiler tetap Rp 30 ribu per kg, daging ayam kampung Rp 80 ribu per kg, dan daging sapi juga stabil Rp 110 ribu per kg.

"Untuk telur ayam ras tetap Rp 20 ribu per kg, dan telur ayam kampung Rp 38.400 per kg," ucapnya.

Sedangkan harga beras juga tidak mengalami perubahan. Beras kualitas medium IR 64 Rp 9.500 per kg, dan IR desa Rp 8.500 per kg. Kemudian minyak goreng curah juga tetap Rp 12.000 per kg.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep melakukan pemantauan harga sembako di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kelapa Sawit (agroindonesia)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:43 WIB

Tandatangani MoU, Industri Kelapa Sawit RI-India Sepakati Perkembangan Berkelanjutan

Pada hari ini, Senin (16/7/2018) telah ditandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI),Solvent Extractors Association (SEA) India,…

Ilustrasi Transportasi di Jakarta (Ist)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:22 WIB

Dongkrak Daya Saing, Perusahaan Transportasi Minta Insentif Pajak dari Pemerintah

Perusahaan transportasi berharap adanya insentif pajak dari pemerintah berupa pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN).

Presiden Jokowi dan TGB (Foto Setkab)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:19 WIB

Presien Jokowi Terus Godok Siapa Cawapresnya, Temasuk Diantaranya TGB

Presiden RI Joko Widodo masih mematangkan calon wakil presiden yang akan mendampinginya maju dalam Pemilihan Umum Presiden 2019.

 Komunitas Ekonomi Jogja Istimewa untuk NYIA saat menyampaikan deklarasi dukungan percepatan bandara.(Foto: IST)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:16 WIB

Untuk Perkembangan Pariwisata, Masyarakat Ekonomi Jogja Penuh NYIA

Untuk perkembangan industri pariwisata di Yogyakarta, Masyarakat Ekonomi Jogja Istimewa menyatakan petisi dukungan terhadap Bandara Kulon Progo atau New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Taj Mahal, India (Dennis Jarvis/Flickr)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:15 WIB

Masuk Daftar Negara Tidak Aman, India Luncurkan Kampanye Keselamatan

India, sebagai negara yang terkenal akan keindahan alam dan memiliki budaya yang unik ini dinilai berbahaya bagi perempuan. Pada baru-baru ini, Kementerian Pariwisata India meluncurkan sebuah…