Bulan Depan, Pameran Electric, Power, Renewable Indonesia 2017 Akan Digelar

Oleh : Hariyanto | Rabu, 23 Agustus 2017 - 20:24 WIB

Press conference Pamerindo Electronic, Power & Renewable Energy 2017
Press conference Pamerindo Electronic, Power & Renewable Energy 2017

INDUSTRY co.id -Jakarta - Pameran Electric, Power & Renewable Indonesia 2017 segera digelar tanggal 6  hingga 9 September 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini merupakan platform yang ideal sebagai penyedia sarana industri terbarukan, kebutuhan listrik dan pembangkit listrik bagi sektor industri.

Wiwek Roberto, Project Director Pamerindo Indonesia mengatakan dukungan program pemerintah tidak hanya dalam pemanfaatan energi baru terbarukan, namun juga electric dan power sehingga dapat dijadikan satu platform dimana dapat mempertemukan pengambil keputusan dengan para pelaku industri. 

“Pameran ini selalu dinanti, respon pengunjung ditahun lalu luar biasa, dan kami harapkan tahun ini pengunjungnya meningkat sekitar 20.500 pengunjung selama 4 hari pameran di banding 2 tahun sebelunya," ungkap Wiwiek dalam Press conference Pamerindo Electronic, Power & Renewable Energy 2017 di Jakarta, Rabu (23/8/2017).  

Lebih dari 914 perusahaan dari 39 negara / region baik lokal maupun luar negeri, termasuk 7 pavilion seperti China, Germany, Korea-KEMC, Korea-KOEMA, Singapore, Taiwan (TEEMA) dan Turkey dalam 17.500 sqm area pameran. Dengan hadirnya brand besar semakin melengkapi kebutuhan para steakholder akan industri electric, power & renewable. 

Seperti halnya Siemens, sebagai penyedia teknologi global yang fokus pada bidang electric, otomatisasi dan digitalisasi, Siemens akan mengenalkan produk terbarunya dalam pameran Electric, Power & Renewable Indonesia 2017.

“Pada EPRE 2017, Siemens akan menampilkan teknologi dan sistem hemat energi dan sumber daya serta solusi untuk mendukung transformasi digital di sektor energi dan manufaktur di Indonesia. Kami akan memperkenalkan turbin gas aerodinamika 44-megawat yang berefisiensi tinggi SGT-A45TR mobile power generation  dan turbin gas kelas HL dari Siemens yaitu SGT-8000H yang menawarkan efisiensi pembangkit listrik yang lebih tinggi, " kata  Julieta Glasmacher Head of Corporate Communications PT. Siemens Indonesia.

Sementara, PT ABB Sakti Industri juga akan memperkenalkan tekhnologi terbaru pada pameran EPRE 2017 nanti. "Dalam Pameran Electric, Power, dan Renewable Energy Indonesia di tahun ini, ABB sangat antusias dalam menyajikan berbagai solusi untuk membantu pelanggan kami di Indonesia agar dapat memanfaatkan, juga meningkatan efisiensi dan kinerja dari sebuah digitalisasi. Mari kita mengukir masa depan bersama di Indonesia," ungkap Astrid Damayanti, Country Communications - PT ABB Sakti Industri

Dalam pameran Electric, Power & Renewble Energy Indonesia 2017  turut menghadirkan beragam penyedia kebutuhan industri sektoral terkemuka antara lain ABB, Altrak 1978, Chint Indonesia, Guna Elektro, Himel, JJ Lapp Cable, KMI Wire, Legrand, MTU, Sahabat Indonesia, Schneider, Siemens, Tamco, Voksel Electric, Sucaco, CG Power, Tekhnik Unggul Listrindo and Pura Mayungan. 

Melengkapi pameran Electric, Power & Renewble Energy Indonesia 2017, akan digelar Conference of Indonesian Electrical Power Society CIEPS yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) dengan bahasan seperti power generation, green power, transmission, distribution & smart grid, green energy & environment, new technologies & appliances, project management, asset management dan lainnya. Tema konfrensi tahun ini yaitu "Energy Sustainability and Security : Choices and Challenges for Power Supply Industry di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada tanggal 6  dan 7 September 2017. 

Pameran ini turut didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM), Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), Asosiasi Produsen Kabel Listrik Indonesia (APKABEL), Teknik Mesin dan Teknik Elektro Asosiasi Perusahaan Listrik Indonesia (APTEK), Asosiasi Listrik Industri Indonesia (APERLINDO), Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanik Indonesia (AKLI) dan Asosiasi Industri Listrik Indonesia (APPI).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat meresmikan pabrik farmasi PT Ethica

Kamis, 23 November 2017 - 18:12 WIB

Kemenperin Perdalam Struktur Industri Farmasi Nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya strategis ini untuk mengurangi…

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip, Apling, MA., PhD. bersama Lansia

Kamis, 23 November 2017 - 18:00 WIB

Selain Jawa Tengah, NTT Rawan Perdagangan Manusia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana S Yembise mengatakan Nusa Tenggara Timur masuk dalam zona merah "human trafficking" atau perdagangan manusia.

Menperin Airlangga resmikan Pabrik Farmasi di Cikarang Bekasi

Kamis, 23 November 2017 - 17:01 WIB

Menteri Airlangga Resmikan Pabrik Farmasi Senilai Rp1 Triliun

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto hari ini, Kamis (23/11/2017) meresmikan pabrik farmasi milik PT Ethica di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Kamis, 23 November 2017 - 16:54 WIB

Kemenperin Bentuk Balai Litbang di Pekanbaru Guna Tingkatkan Nilai Tambah CPO

Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup baik, dengan didorong oleh aktivitas industri pengolahan kelapa sawit.

Menhub Budi Karya S (humas kemenhub)

Kamis, 23 November 2017 - 16:30 WIB

Menhub Budi Karya Tnjau Pengoperasian Kereta Bandara Soetta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru Jakarta, menggunakan kereta inspeksi, Kamis (23/11/2017)