Program Demplot, Pupuk Indonesia Kembangkan Budidaya Bawang Putih di Sembalun

Oleh : Hariyanto | Selasa, 22 Agustus 2017 - 16:29 WIB

Pupuk Indonesia Kembangkan budidaya bawang putih
Pupuk Indonesia Kembangkan budidaya bawang putih

INDUSTRY co.id -Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Pupuk Kaltim, membantu pengembangan budidaya bawang putih di Sembalun, Lombok Timur, NTB dalam program Demonstration Plot (Demplot).

Dalam panen raya demplot yang dilaksanakan di Desa Sembalun, Lombok Timur, NTB, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat, mengungkapkan, dengan menerapkan teknologi dan pola pemupukan berimbang, produktivitas panen bawang putih terbukti meningkat cukup signifikan.

"Sejak Maret lalu kami melakukan kegiatan demplot di Desa Sembalun Bumbung dan Sembalun Lawang di atas lahan seluas 2 hektar. Hasilnya bahwa setelah menggunakan pola pemupukan berimbang, produksi bawang putih melonjak saangat signifikan," jelas Aas melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Selasa (22/8/2017).

"Jadi, dalam demplot tersebut kita menerapkan beberapa perlakuan dengan berbagai formula pemupukan. Dalam demplot tersebut kita mengurangi penggunaan pupuk fosfat karena tanah disini sudah kaya akan fosfat serta ditambahkan dengan pupuk organik. Hasil formula pemupukan yang terbaik  akan kami sampaikan kepada Pemerintah Daerah sebagai rekomendasi kami untuk budidaya bawang putih di daerah ini selanjutnya, "ungkap Aas.

Turut hadir dalam panen demplot tersebut Asdep Bidang Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Purnomo Sinarhadi, Dirut Pupuk Kaltim Bakir Pasaman, serta wakil Bupati Lombok Timur Haerul Warisin.

Demplot ini merupakan salah satu upaya BUMN menggairahkan kembali budidaya bawang putih di kawasan Sembalun yang pernah berjaya di tahun 80 dan 90-an, namun belakangan mulai ditinggalkan para petani karena kurang menguntungkan.

"Harapan kami, setelah melihat rekomendasi dari demplot kami, yang kebetulan hasilnya sangat baik, maka petani bawang putih disini dapat kembali bergairah menanam bawang putih. Dengan produktivitas yang tinggi,mungkin petani akan lebih tertarik menanam bawang putih karena menawarkan keuntungan yang lebih besar," tambah Aas.

Demplot tersebut juga dilakukan oleh petani setempat di atas lahan mereka sendiri. Selama berlangsungnya demplot para petani memperoleh bantuan bibit, pupuk, serta pengawalan teknologi dan edukasi untuk menghasilkan produksi yang optimal. "Hasil panen juga sepenuhnya diserahkan kepada petani," tambah Aas.

Aas menambahkan, program ini sejalan dengan penugasan dari Kementerian BUMN untuk ikut terlibat dalam upaya mengembalikan kejayaan bawang putih Sembalun.

"Seperti arahan dari Ibu Menteri BUMN, BUMN siap memberikan dukungan bagi para petani untuk semangat mengembangkan lagi bawang putih. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat petani bawang di sini, jadi kami tidak hanya memenuhi kebutuhan pupuk bagi daerah NTB melalui anak perusahaan kami, yaitu Pupuk Kaltim dan Petrokimia Gresik, tapi juga menjalankan fungsi BUMN sebagai agen pembangunan dan perubahan dengan membantu petani meningkatkan produktivitasnya lewat bimbingan teknis, rekomendasi pemupukan serta bantuan-bantuan lewat program CSR," ujarnya.

Kegiatan pembinaan petani bawang putih lewat demplot ini juga merupakan bagian dari program CSR anak perusahaan Pupuk Indonesia, yaitu Pupuk Kaltim (PKT).

Menurut Dirut PKT, Bakir Pasaman, Januari lalu telah diserahkan bantuan secara simbolis dihadapan Menteri BUMN berupa bibit bawang putih sebesar 1,8 ton serta bantuan pupuk dan sarana produksi, yang terdiri dari pupuk NPK 16-16-16, pupuk hayati Ecofert, Biocomposer Biodex serta kegiatan penelitian yang berlangsung di dua desa, Sembalun Bumbung dan Sembalun Lawang.

"Kami membandingkan kebiasaan petani dengan pola pemupukan yang ideal. Dan hasilnya, setelah menggunakan komposisi yang kami berikan, hasilnya memang mengalami peningkatan," ungkap Bakir.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…