Pemuda Indonesia Sukses Latih Delegasi Sudan

Oleh : Ridwan | Selasa, 22 Agustus 2017 - 06:33 WIB

 Pemuda Indonesia Sukses Latih Delegasi Sudan (Foto Ist)
Pemuda Indonesia Sukses Latih Delegasi Sudan (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- MASPI (Asosiasi Masyarakat Pelumas Indonesia) menggelar pelatihan untuk delegasi dari Petrobash Ltd, salah satu perusahaan produsen pelumas swasta terbesar di Sudan selama dua hari berturut-turut terkait perkembangan industri pelumasan terkini.

 Acara pelatihan diselenggarakan di Jakarta yang diberikan oleh sebanyak tujuh pemuda Indonesia sebagai nara sumber dan pelatih dalam kegiatan tersebut. Turut hadir juga dalam pembukaan pelatihan ini antara lain : I Gusti Putu Suryawirawan selaku Dirjen ILMATE Kementrian Perindustrian RI, Andria Nusa, MSc  selaku Direktur Sales & Marketing Pertamina Pelumas, Budhi Baskoro Adhi, MSi selaku Ketua Bidang Komunikasi MASPI, dan Murwadi selaku Ketua Bidang Kegiatan MASPI.

 Acara pelatihan yang terselenggara atas dukungan dari Kementrian Perindustrian RI dan Kementrian ESDM RI, serta kerjasama dari MASPI ini berhasil mendatangkan tujuh orang yang diwakili oleh para insinyur dari  Petrobash dan perwakilan dari pabrik gula di Sudan. Pelatihan ini merupakan kali ketiga pelatihan serupa yang diselenggarakan oleh MASPI di Indonesia.

 "Pelatihan yang kita lakukan ini sebagai tindak lanjut komitmen MASPI dalam mendidik mental putra putri bangsa Indonesia agar memiliki kepercayaan diri dan mengasah kemampuan mereka dalam memberikan pelatihan bertaraf internasional di sektor pelumasan. Hal ini sekaligus merupakan bukti nyata profesionalitas dan kualitas putra putri bangsa yang unggul di bidang pelumasan, yang patut didukung dan dikembangkan lebih baik ke depannya " kata Ketua MASPI Dr. Barman Tambunan. MSc.

 

Sepanjang tahun 2017, MASPI juga akan mengadakan pelatihan secara intensif kepada beberapa BUMN dan anak usahanya terkait di sektor pelumasan agar dapat mencapai standar ISO 18436-4. Standar ini menyarankan bahwa personil yang bertanggung jawab pada perawatan mesin industri, diperlukan personil yang tersertifikasi secara internasional yang dikeluarkan oleh lembaga internasional yang berkompeten, yaitu International Council for Machinery Lubrication (ICML).

 “Tim pelatih kami sudah mendapatkan serifikat MLA II (Machine Lubricant Analyst (ISO 18436-4, II), sehingga dapat memberikan pelatihan secara rutin untuk meningkatkan kualitas industri pelumasan di Indonesia. Kami harap, MASPI dapat terus memberikan wawasan pengetahuan kepada industri masing-masing sesuai dengan fungsinya,” tutup Barman.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:00 WIB

CIEP Konferensi Politik Luar Negeri Terbesar di Dunia

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengklaim Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia 2017 (CIFP) yang akan diadakan pada Sabtu (21/10) merupakan…

Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:46 WIB

BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk memutuskan untuk menghapus jabatan Wakil Direktur Utama yang selama ini dijabat Sunarso, dan menugaskan dua direksi…

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto (ketiga dari kiri) sedang berlari di ajang Mandiri Bogor Sundown Marathon, Minggu (9/7/2017). (Irvan AF/INDUSTRY)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:25 WIB

Diikuti Pelari dari 50 Negara, Mandiri Jakarta Marathon Siap Digelar 29 Oktober 2017

Ajang lomba lari Marathon, Mandiri Jakarta Marathon yang akan digelar kembali pada 29 Oktober 2017 mendatang akan diikuti sebanayk 16 ribu pelari, bahkan hingga 1.585 pelari yang berasal dari…

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:00 WIB

Indonesia Berperan Terdepan Tangani Masalah Rohingya Myanmar

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia mengambil peran terdepan dalam masalah Rohingya.

Dirut BPJS Ketenagakerjaaan Agus Susanto saat meresmikan Contact Center

Rabu, 18 Oktober 2017 - 17:27 WIB

Aset BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp309 Triliun

Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan mempunyai dana kelolaan sebanyak Rp301 triliun, dengan total aset Rp309 triliun hasil iuran dana masyarakat yang menjadi peserta baik institusi maupun perorangan.