Indonesia siap Jadi Basis Produksi MPV di ASEAN

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 22 Agustus 2017 - 06:00 WIB

Mobil segmen multipurpose vehicle (MPV) masih menjadi kendaraan andalan industri otomotif dalam negeri untuk meningkatkan laju ekspor.
Mobil segmen multipurpose vehicle (MPV) masih menjadi kendaraan andalan industri otomotif dalam negeri untuk meningkatkan laju ekspor.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Mobil segmen multipurpose vehicle (MPV) masih menjadi kendaraan andalan industri otomotif dalam negeri untuk meningkatkan laju ekspor. Sejumlah perusahaan telah menyiapkan kendaraan jenis ini untuk menjajah pasar global.

Apalagi, sampai saat ini Indonesia masih tercatat sebagai basis produksi dan pasar terbesar kendaraan MPV. Maka wajar apabila pabrikan otomotif berlomba-lomba untuk terus memperluas pasar hingga ke mancanegara.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia misalnya, yang tidak lama lagi akan mengekspor produk small MPV terbarunya, Xpander ke sejumlah negara di kawasan regional. Indonesia merupakan satu-satunya negara yang memproduksi Mitsubishi Xpander.

"Pasar pertama Asia Tenggara. Awal tahun depan kami akan mulai ke Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia," kata Head of Public Relation Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia Intan Vidiasari

Selain Mitsubishi, PT SAIC General Motors Wuling Indonesia juga menjadikan Indonesia sebagai basis produksi mobil MPV. Perusahaan asal China itu telah memproduksi secara lokal Confero.

Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang memproduksi Wuling Confero. Perusahaan juga mengatakan bahwa ke depan mobil ini kemungkinan akan dipasarkan di luar negeri.

"Kami masih fokus di pasar domestik dan nantinya kami akan melihat perkembangan proyek di Indonesia sebelum menentykan waktu yang tepat untuk mulai ekspor ke pasar Asean," Brand Manager Wuling Motors Dian Asmahani.

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia selaku eksportir terbesar kendaraan bermotor juga mengakui bahwa mobil MPV masih menjadi andalan perusahaan baik untuk pasar domestik maupun global.

Untuk kendaraan yang diproduksi secara lokal, Toyota mengandalkan mobil legendaris Kijang Innova untuk menjajah pasar global. Adapun untuk Toyota brand, produk Toyota yang berkuasa adalah Avanza.

"MPV masih menjadi pasar yang terbesar. Memang segmen lain juga banyak yang ekspor, tapi porsi MPV juga cukup besar," kata Direktur Administrasi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azzam.

Dia menambahkan, dalam memperluas pasar ekspor perusahaan harus menyeimbangkan kebutuhan pasar antara di dalam negeri dan luar negeri. Dengan kata lain, skala bisnis akan lebih menguntungkan jika produk yang diekspor juga diminati oleh konsumen di pasar domestik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Taman Laut Tumbak, Manado, Sulawesi Utara (Foto:traviamgz.com)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 16:00 WIB

Sriwijaya Air Optimis Jumlah Penumpang ke Manado Meningkat di Tahun 2018

Dengan dipermudahkannya akses menuju ke berbagai destinasi wisata di Indonesia, Sriwijaya Air Group mengatakan bahwa tahun ini jumlah penumpang dari dan menuju Kota Manado Provinsi Sulawesi…

PT Taspen. (Foto: IST)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 15:01 WIB

TASPEN Gandeng TelkomGroup Layani Pensiun

PT TASPEN (PERSERO) bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) serta Mitra Bayar Pensiun melakukan launching Digitalisasi…

Artport di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan (Foto:Park Hyun-koo/The Korea Herald)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 15:00 WIB

Terminal Dua Bandara Incheon Korsel Dihiasi dengan "Artport"

Salah satu hal yang menarik wisatawan selain destinasi wisata yang ada di daerah tersebut adalah bandaranya yang ada di daerah tersebut. Salah satunya yakni Bandara Internasional Incheon, Korea…

Walikota Bandung Ridwan Kamil (Foto Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 14:59 WIB

Jelang Jabar 1, Kang Emil Tinggalkan Rumah Dinas

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, meninggalkan rumah dinasnya di Pendopo seiring dengan keikutsertaan dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif

Sabtu, 20 Januari 2018 - 14:37 WIB

1.126 Calon Kepala Daerah Lapor Harta Kekayaan

Beberapa jam sebelum batas akhir pendaftaran Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) hari Minggu (20/1/2018) baru 1.126 bakal calon kepala daerah yang melapor ke KPK.