Kadin Jatim-BKSP Sosialisaikan Pentingnya Penerapan Pendidikan Vokasi di Kawasan SIER Surabaya

Oleh : Ridwan | Senin, 21 Agustus 2017 - 16:02 WIB

Ketua Kadin Jawa Timur La Nyala Mahmud Matalitti (Foto Ist)
Ketua Kadin Jawa Timur La Nyala Mahmud Matalitti (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Surabaya-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur bersama Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jatim telah melakukan sosialisasi pentingnya penerapan pendidikan vokasi atau pemagangan sistem ganda kepada pelaku industri di kawasan SIER Surabaya.

Hal ini dilakukan agar industri yang sadar dan ikut serta menyukseskam program tersebut semakin banyak.

Ketua Umum Kadin Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, ada beberapa kelemahan dalam sistem pendidikan kejuruan yang ada saat ini. Di antaranya adalah ketidaksinkronan pemilihan bidang studi di SMK dengan potensi yang ada di daerah sekitar, ada industri apa saja di daerah tersebut.

"Kondisi itu pastinya berdampak negatif pada kurangnya kompetensi lulusan. Skill tenaga kerja yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) tidak sesuai dengan lulusan yang dikeluarkan," ungkap La Nyalla melalui keterangan tertulisnya di Surabaya, Jawa Timur (21/8/2017).

Ia menambahkan, saat ini SMK tak lagi menjadi lembaga pendidikan yang mengeluarkan tenaga kerja siap pakai dan memiliki kompetensi, tetapi SMK menjadi lembaga pendidikan yang mencetak pengangguran.

"Untuk itulah kami melihat harus ada perubahan dalam sistem pendidikan di SMK diganti dengan pendidikan vokasi sistem ganda. Di mana anak didik akan diajak belajar langsung pada industri yang ada di daerah itu yang sudah menjadi mitra," terangnya.

Menurutnya, program ini telah menjadi salah satu program prioritas di Kadin Jatim. Melalui langkah ini Kadin Jatim berharap bisa memberikan jalan keluar bagi banyaknya persoalan ketenagakerjaan yang terjadi. Sejumlah kendala itu mulai dari rendahnya kompetensi dan daya saing, ketidaksinkronan antara lulusan dan yang dibutuhkan industri hingga belum terpenuhinya kebutuhan tenaga kerja terampil bagi industri di Jatim, bakal teratasi. "Dampak positif selanjutnya, angka pengangguran dan kemiskinan akan semakin tertekan," katanya

Disisi lain, Direktur SIER, Fatah Hidayat menambahkan, langkah ini sebenarnya juga telah ditegaskan Presiden melalui Inpres Nomor 1/2016 tentang Revitalisasi SMK. Presiden mengimbau kepada seluruh industri untuk bekerja sama dengan SMK untuk mencetak tenaga kerja yang unggul dan kompetitif, mampu bersaing di era globalisasi dunia. Selain juga agar industri bisa mendapatkan tenaga kerja yang siap pakai.

"Jika tidak ingn gulung tikar, industri harus ikut sukseskan program ini. Karena melalui upaya ini, akan lahir tenaga kerja yang berkompeten. Selanjutnya, produksi akan lebih besar dan masa depan tenaga kerja muda juga akan lebih bagus," imbuh Fatah.

Sementara Koordinator Program IHK Trier,  Andreas Gosche juga mengatakan bahwa pendidikan vokasi sistem ganda telah diterapkan sejak lama di Jerman. Program ini berhasil membawa Jerman menjadi negara pengekspor terbesar di dunia. Walaupun jumlah penduduk, luar wilayah dan sumber daya alam yang dimiliki amat sangat kecil, tetapi negara ini mampu menjadi pemimpin ekspor

"Tidak ada faktor lain yang menjadi penyebab keberhasilan Jerman kecuali hanya mendidik orang sesuai dengan industri di sekitar daerah itu," tambahnya.

Untuk itu, ia berharap DUDI lebih aktif lagi dalam pelaksanaan program ini. Tidak hanya dengan mengirimkan pelatih industri saja, tetapi juga ikut serta dalam pembahasan dan penentuan kurikulum yang akan dijadikan rujukan agar singkronisasi antara dunia pendidikan dan DUDI bisa terjalin. Dampak positif selanjutnya, DUDI tidak kesulitan lagi mencari tenaga kerja yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

"Ada tiga poin penting dalam keberhasilan paksanaan program vokasi sistem ganda ini, pertama pelaku harus profesional, baik pelaku industri ataupun pelaku pendidikan. Kedua kurikulum harus diselaraskan dengan kebutuhan industri dan ke tiga harus ada hubungan dan wadah dimana kedua pihak, dunia pendidikan dan DUDI bisa bertemu, dalam hal ini di Jatim sudah dibentuk Pokmi atau Kelompok Mitra yang selalu bertemu untuk menyelaraskan langkah,” ujarnya.

Pada kesempatan Ketua BKSP Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan BKSP Jatim akan kian gencar melakukan sosialisasi kepada pelaku DUDI atas pentingnya penerapan pendidikan vokasi sistem ganda di SMK.

Melalui langkah ini, BKSP Jatim berharap kesadaran DUDI atas pentingnya campur tangan mereka terhadap keberhasilan pendidikan vokasi sistem ganda di sekolah kejuruan.

"Saya berharap, akan ada banyak pelaku DUDI yang ikut berperan aktif dalam sistem pendidikan di SMK. Karena yang akan merasakan kemanfaatannya juga pelaku usaha dan industri sendiri," pungkas Adik.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur PT Jababeka, Tbk Sutedja Sidarta Darmono

Senin, 19 November 2018 - 14:45 WIB

Sutedja Sidarta Darmono Jadi Motor Transformasi Jababeka Ciptakan Kota Mandiri Berbasis Industri 4.0

Sutedja Sidarta Darmono, Direktur Jababeka Tbk yang merupakan sang anak pendiri Kawasan Industri seluas lebih dari 5.000 hektare (Ha) ini yang menjadi motor transformasi Jababeka dari pengembang…

Banun Harpini Kepala Balai Karantina Kementan

Senin, 19 November 2018 - 13:26 WIB

Masuki Era Industri 4.0, Kementan Kembangkan Layanan Digital Karantina

INDUSTRY.co.id -

Bogor Seiring peningkatan arus lalu lintas produk pertanian, karantina sebagai otoritas yang menjamin kelestarian dan kesehatan sumber daya hayati,…

Mentan Amran Sulaiman

Senin, 19 November 2018 - 13:21 WIB

Ini Intruksi Menteri Amran Usai Blusukan Dadakan di Polbangtan Bogor

INDUSTRY.co.id -

Suasana Ujian Tengah Semester (UTS) di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor yang semula tenang di Senin (19/11) pagi mendadak berubah.…

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…