September, KRL Manggarai - Cikarang Beroperasi

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 20 Agustus 2017 - 18:51 WIB

Ilustrasi Kereta Rel Listrik (KRL) (JAY DIRECTO / Getty Images)
Ilustrasi Kereta Rel Listrik (KRL) (JAY DIRECTO / Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Direktorat Jenderal Perkeretaapian sedang mengejar pengembangan jalur kereta Commuter Line dari Manggarai hingga Cikarang. Targetnya, 17 September 2017 masyarakat yang ingin menuju Cikarang sudah bisa menikmati jalur Commuter Line sehingga tidak lagi harus turun di stasiun Bekasi.

Penambahan jalur tersebut karena adanya peningkatan jumlah penumpang Commuter Line hingga dua kali lipat sejak 2013 hingga sekarang. Zulfikri, Direktur Prasarana Perkeretaapian menambahkan, rencana perpanjangan jalur tersebut dikerjakan berdasarkan Feasibility Study (FS) yang sebelumnya diterapkan untuk jalur Tanah Abang - Rangkasbitung yang dioperasikan pada Maret silam.

Rencananya, perpanjangan jalur tersebut menggunakan Double Double Track (DDT) sepanjang 19,5 km yang melintas dari stasiun Bekasi hingga stasiun Cikarang. Artinya, tambahan jalur Commuter Line ini akan melintasi 5 stasiun, yaitu stasiun Bekasi, stasiun Bekasi Timur, stasiun Tambun, stasiun Cibitung, dan stasiun Cikarang.

Dengan begitu, rencananya dari stasiun Manggarai hingga stasiun Cikarang akan terhubung lintasan DDT sepanjang 35,8 km dengan rincian 4,2 km untuk Manggarai-Jatinegara, 12,1 km untuk Jatinegara-Bekasi, dan 19,5 km untuk Bekasi-Cikarang.

Selain perpanjangan jalur ini, Zulfikri juga akan memperbaiki lintasan sebidang yang membagi jalur Bekasi dan Bogor di stasiun Manggarai. Rencananya, jalur menuju stasiun Bogor akan menggunakan jalur elevated dari stasiun Manggarai, sehingga kereta tujuan stasiun Bekasi tidak perlu menunggu untuk melintas.

Namun, rencana tersebut masih panjang untuk direalisasikan karena pemerintah masih harus membebaskan lahan yang terkena imbas untuk pembenahan lintasan sebidang tersebut. Nakun Zulfikri menjanjikan pada 2019 pembebasan lahan sudah selesai.

"Crossing antara Bogor dan Bekasi nanti akan lain, Bogor akan elevated dan jalur Bekasi nanti di bawah masuk ke Tanah Abang. Jadi, Bogor dan Bekasi nanti tidak sebidang," kata Zukfikri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:10 WIB

Aliran Dana Aksi Terorisme Terus Ditelusuri Polisi

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa saat ini yang menjadi fokus penegak hukum dalam memberantas kasus terorisme adalah penelusuran aspek pendanaannya.

Grup Band Slank

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:47 WIB

Slank akan Jadi Duta Kelor untuk NTT

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menobatkan para personel grup musik Slank menjadi duta tanaman kelor melalaui perayaan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-60 Provinsi NTT yang…

Menteri ESDM Ignasius Jonan (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:43 WIB

Menteri ESDM Pastikan Listrik Natal-Tahun Baru Aman

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pasokan listrik saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, terutama di Jawa dan Bali aman.

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:39 WIB

2019 Kalimantan Selatan Cetak Sawah 200 Hektar

Kepala Dinas Pertanian Kalimantan Selatan Fathurrahman mengatakan pada tahun 2019 kembali mendapatkan program cetak sawah di lahan rawa dari Kementerian Pertanian seluas 200 hektare.

Menaker, Hanif Dhakiri

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:34 WIB

Revolusi Industri 4.0 Ciptakan 3,7 Juta Pekerjaan Baru

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengungkapkan di era revolusi industri 4.0 mendatang akan ada 3,7 juta pekerjaan baru yang muncul dan akan ada beberapa pekerjaan lama yang menghilang.