11 Ribu Motor Listrik GESITS Siap Diproduksi Tahun 2018 Mendatang

Oleh : Ridwan | Sabtu, 19 Agustus 2017 - 13:50 WIB

Motor Listrik GESITS
Motor Listrik GESITS

INDUSTRY.co.id - Bogor, Garansindo Group, Institut Sepuluh November (ITS) dan PT Wijaya Karya (Wika) Industri dan Konstruksi resmi menandatangani kerjasama untuk memperoduksi, Garansindo Electric Scooter ITS (GESITS) di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat (18/8/2017).

Rencananya sepeda motor GESITS akan mulai diproduksi 2018 mendatang di Asembly plant sepeda motor listrik GESITS komplek industri Wika. Dan ditargetkan, motor listrik karya anak bangsa ini bisa diproduksi sebanyak 11 ribu unit per tahun. Pabrik perakitan GESITS sendiri akan menempati salah satu bagunan di kawasan industri terpadu PT WIKA (Persero) yang memiliki luas total areal 30 hektar.

Direktur Wika Industri dan Konstruksi, Fery Hendriyanto mengatakan, PT WIKA menyiapkan fasilitas dan peralatan industri untuk mendukung proses produksi GESITS yang sempurna, sesuai yang telah diciptakan para pelajar Indonesia di dalam negeri. Kemudian Garansindo Group bertindak sebagai distributor GESITS.

"Setelah diproduksi oleh Wika Industri dan Konstruksi, Gesits lalu dipasarkan oleh Garansindo. Ini kolaborasi luar biasa antara perguruan tinggi untuk riset, industrialisasi produk, dan pemasaran yang semuanya dilakukan anak bangsa," ungkap Fery di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat (18/8/2017).

Dalam tahap awal, pabrik PT WIKA Industri dan Konstruksi mampu memproduksi 50.000 unit GESITS per tahun. Ke depan, kapasitas produksi akan dikembangkan hingga mampu mencapai 100.000 unit per tahun.

Sementara itu, CEO Garansindo Group, Muhammad AL Abdullah mengungkapkan, dipilihnya Wika menurutnya karena Wika sebagai perusahaan plat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sudah terpercaya memproduksi berbagai komponen sepeda motor Jepang.

"Kami mau proyek ini bukan sekadar konsep saja, tapi harus siap masuk jalur produksi, kenapa kami pilih Wika, selama ini PT Wika sudah dipercaya untuk memproduksi beberapa komponen motor pabrikan Jepang," katanya.

Disisi lain, Kepala BPSDM Perhubungan, Joko Sasono yang mewakili Menteri Perhubungan mengatakan, jika sepeda motor listrik GESITS sudah diproduksi dan dijual, diharapkan harganya bisa murah tapi juga tidak murahan.

Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat terus berupaya melakukan pengurangan polusi udara melalui penguatan peraturan serta kesadaran masyarakat supaya polusi udara dari sepeda motor dapat dikurangi, salah satunya dengan memproduksi sendiri sepeda motor listrik karya anak bangsa yakni GESITS.

"Salah satu langkah yang kita lakukan dengan mendukung sepenuhnya produksi sepeda motor GESITS secara lokal, tentunya itu juga berkaitan dengan Perpres yang mengatur rencana penyedia usaha listrik, salah satu karya nyata ini menjawab kebutuhan sektor transportasi ramah lingkungan," pungkas Joko.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:00 WIB

CIEP Konferensi Politik Luar Negeri Terbesar di Dunia

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengklaim Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia 2017 (CIFP) yang akan diadakan pada Sabtu (21/10) merupakan…

Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:46 WIB

BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk memutuskan untuk menghapus jabatan Wakil Direktur Utama yang selama ini dijabat Sunarso, dan menugaskan dua direksi…

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto (ketiga dari kiri) sedang berlari di ajang Mandiri Bogor Sundown Marathon, Minggu (9/7/2017). (Irvan AF/INDUSTRY)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:25 WIB

Diikuti Pelari dari 50 Negara, Mandiri Jakarta Marathon Siap Digelar 29 Oktober 2017

Ajang lomba lari Marathon, Mandiri Jakarta Marathon yang akan digelar kembali pada 29 Oktober 2017 mendatang akan diikuti sebanayk 16 ribu pelari, bahkan hingga 1.585 pelari yang berasal dari…

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:00 WIB

Indonesia Berperan Terdepan Tangani Masalah Rohingya Myanmar

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia mengambil peran terdepan dalam masalah Rohingya.

Dirut BPJS Ketenagakerjaaan Agus Susanto saat meresmikan Contact Center

Rabu, 18 Oktober 2017 - 17:27 WIB

Aset BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp309 Triliun

Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan mempunyai dana kelolaan sebanyak Rp301 triliun, dengan total aset Rp309 triliun hasil iuran dana masyarakat yang menjadi peserta baik institusi maupun perorangan.