Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Minta Karateka Tidak Kenal Takut

Oleh : Candra Mata | Jumat, 18 Agustus 2017 - 14:30 WIB

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (Ist)
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Panglima TNI yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB Forki) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta para karateka Indonesia bertarung tanpa kenal takut demi mendapatkan hasil terbaik di SEA Games ke-29, Malaysia.

"Lihat para pahlawan Indonesia dahulu yang tidak pernah takut melawan musuh walau dengan senjata seadanya," ujar Gatot dalam acara pelepasan atlet karate Indonesia ke SEA Games ke-29 2017, Malaysia, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (18/8/2017)

Menurut Gatot, sejatinya seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali sudah memiliki darah ksatria, patriot dan petarung di dalam darahnya, begitu pula para atlet termasuk karateka.

Bedanya, para atlet memiliki kesempatan untuk menunjukkan semangat tersebut ke seluruh dunia melalui olahraga. Ketika berhasil, Bendera Merah Putih pun akan berkibar dan dihormat oleh warga internasional.

Inilah yang disebut Panglima TNI kerap membuatnya iri.

"Saya saja sebagai Panglima TNI tidak bisa melakukan seperti itu, mengibarkan Bendera Indonesia di negeri orang dan dihormati oleh masyarakat dari berbagai negara. Karena itulah saya sebenarnya iri pada kalian," tutur Gatot.

Oleh karena itulah, dia meminta karateka yakin pada kemampuannya sendiri, yakin pada beragam latihan dan turnamen sebelumnya yang sudah dijalani, bahwa itu semua bisa membawa prestasi tertinggi bagi negara di SEA Games 2017, Malaysia.

"Perhatikan betul lawan kalian nanti, antisipasi keunggulannya dan maksimalkan kelemahannya. Saya yakin kalian bisa dan mampu mendapatkan emas," tutur Gatot.

Wejangan dari Panglima TNI sekaligus Ketua Umum PB Forki tersebut mendapat sambutan baik dari para karateka. Karateka berpengalaman yang turun di kumite putra Hendro Salim menyebut Panglima TNI bisa memotivasi dia dan rekan yang akan bertarung di Malaysia.

"Pengaruh motivasi Panglima TNI sangat besar karena dia ketua kami," tutur Hendro, karateka yang kini berusia 29 tahun seperti dilansir Antara.

Kontingen karate Indonesia menyiapkan 18 atlet ditambah dua atlet cadangan untuk SEA Games Malaysia, dengan target dua emas dari PB Forki.

Cabang olahraga karate akan dipertandingkan pada 22-24 Agustus 2017 di Kuala Lumpur Convention Centre, Hall 1, Malaysia.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 19 Desember 2018 - 10:25 WIB

Pembangunan PLTGU Jawa 1 Berkapsitas 1.760 MW Resmi Dimulai

Pembangunan proyek terintegrasi infrastruktur gas dan pembangkit listrik gas (PLTGU) Jawa 1 resmi dimulai hari ini, Rabu (19/12/2018) yang berlokasi di Desa Cimalaya, Kabupaten Karawang, Jawa…

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:55 WIB

Ini Rekomendasi Saham-saham Pilihan Hari Ini

Jakarta - Diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mencoba menguat dengan support resistance 6013-6120. Saham-saham yang dapat dicermati diantaranya TBLA, LSIP, TKIM, JPFA, KLBF, BBTN, BSDE,…

Film Bintang Ketjil produksi tahun 1963 yang direstorasi oleh Pusbangfilm

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:50 WIB

Pusbangfilm Kemendikbud Restorasi Film Bintang Ketjil Produksi 1963

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (pusbangfilm) berhasil merestorasi film Bintang Ketjil karya sutradara Wim Umboh dan Misbach Jusa Biran…

Deretan Gelang dan Tali Jam STRAPS yang siap memenuhi permintaan konsumen.

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:32 WIB

Bermula dari Tali Jam STRAPS Jadi Produk Fashion Kekinian

Bagi kalangan anak milenial, straps, atau juga dikenal sebagai gelang dengan motif khusus sudah tidak asing lagi. Banyak yang mengenakannya sebagai bagian dari mode, ada juga yang menjadikannnya…

Bendungan Logung

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:22 WIB

Mulai Diisi, Bendungan Logung Mampu Mengairi 5.296 Ha Irigasi dan Destinasi Wisata Baru Kudus

Bendungan Logung merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun tahun 2015-2019 untuk mewujudkan Nawacita Pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla membangun ketahanan…