Aerofood Menargetkan Produksi 30 Juta Porsi Makanan

Oleh : Herry Barus | Jumat, 18 Agustus 2017 - 09:21 WIB

PT Aerofood Aerowisata Catering Services (ACS) (Foto Ist)
PT Aerofood Aerowisata Catering Services (ACS) (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Kuta - Perusahaan penyedia produk makanan dan minuman di pesawat udara PT Aerofood Aerowisata Catering Services (ACS) menargetkan dapat memproduksi 30 juta porsi makanan tahun 2017 karena ekspansi penyediaan usaha yang merambah pelayanan darat, laut dan udara.

"Kami optimistis mampu memproduksi 30 juta porsi makanan tahun ini, karena permintaan dari sisi industri meningkat," kata Direktur Utama Aerofood ACS Bambang Sujatmiko ditemui setelah peluncuran menu Nusantara Citilink Indonesia di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (16/8/2017)

Menurut Bambang, target tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian tahun 2016 yang mencapai sekitar 27 juta produksi.

Saat ini, lanjut dia, kapasitas produksi perusahaan mencapai 80 ribu porsi per hari dengan lebih dari 6.000 staf profesional.

Dari jumlah tersebut, sekitar 12 ribu porsi per hari di antaranya dibutuhkan untuk memenuhi permintaan maskapai penerbangan yang berangkat dari Bali.

Untuk di Bali, lanjut dia, produksi makanan baru terserap untuk kebutuhan layanan dalam penerbangan.

Saat ini, kata dia, produksi makanan dan minuman Aerofood tidak hanya merambah dunia penerbangan, tetapi sudah merambah kalangan industri, di antaranya perusahaan minyak, kebutuhan rumah sakit, hingga kapal pelayaran atau Pelni.

Tidak hanya memenuhi kebutuhan untuk pelanggan dari kalangan maskapai penerbangan nasional, di antaranya Garuda Indonesia dan Citilink, namun juga maskapai internasional yang mencapai 27 maskapai.

Bambang menjelaskan maskapai itu di antaranya Singapore Airlines, Cathay Pasific, Emirates Airlines, Saudi Arabia Airlines, Japan Airlines, Qantas Airlines, Jetstar hingga sejumlah maskapai penerbangan dari China.

Tidak hanya untuk kepentingan penumpang umum, pihaknya juga dipercaya menyediakan jasa boga bagi penerbangan kepresidenan dan kenegaraan, penerbangan VVIP, carter, penerbangan pribadi, dan maskapai yang terbang ke Indonesia.

Bambang menjamin higienitas produk makanan dan minuman karena telah mengantongi sertifikat halal dari MUI, sertifikat keamanan makanan ISO-22000 dan manajemen kualitas ISO-9001 (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pesawat AirAsia Tampilkan Logo Wonderful Indonesia (Foto Dije)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:30 WIB

AirAsia X Pastikan Tambah 34 Airbus A330neo

Afiliasi AirAsia, AirAsia X memastikan telah memesan tambahan 34 pesawat Airbus A330neo berbadan lebar.

Ilustrasi Exit Tol

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:26 WIB

Perbankan Danai Rp3,3 Triliun Tol Kunciran-Serpong

Pihak perbankan yang terdiri atas sindikasi empat bank memberikan dana pinjaman Rp3,3 triliun untuk pembangunan ruas jalan tol Kunciran-Serpong oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN), yang merupakan…

Terminal LCC di Bandara Soetta (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:22 WIB

Terminal 4 Soetta Bukan untuk LCC

PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak didesain untuk penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC).

Dian Sastro dan Mikha Tambayong dalam jumpa pers Torch Relay Asian Games 2018. (Foto: Detik.com)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 15:30 WIB

Ini Deretan Seleb yang Jadi Pembawa Obor Torch Relay Asian Games 2018

Pagelaran Asian Games 2018 tinggal menghitung hari. Pesta olahraga se-Asia ini diselenggarakan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang. Ini menjadi momentum berharga…

Inneke Koesherawati, artis (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 15:14 WIB

KPK Segera Jelaskan Keterlibatan Inneke Koesherawati Saat OTT di Lapas Sukamiskin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan artis Inneke Koesherawati, istri terpidana perkara korupsi Fahmi Darmawansyah dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di Lapas Sukamiskin…