Sof Launching Pikulbareng, Fokus Pembiayaan Syariah

Oleh : Wiyanto | Kamis, 17 Agustus 2017 - 19:53 WIB

Logo Pikulbareng
Logo Pikulbareng

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Lembaga bisnis sekaligus amal sosial atau dikenal istilahnya crowdfunding mulai unjuk gigi di Indonesia. Keberadaan model bisnis ini terbilang baru.

Kali ini muncul lembaga sejenis dengan nama Pikulbareng.com. Menurut salah satu owner Pikulbareng,Mahfud Dachlan latar belakang mendirikan lembaga ini karena ingin membangun keuangan berdasarkan sistem syariah. Terbebas dari unsur riba, tipu daya dan jerat lintah darat.Selain mempunyai amal usaha, Pikulbareng secara bersamaan, memperjuangkan amal donasi kemanusiaan.

"Indonesia darurat riba, pengusaha muslim hampir tidak mungkin lepas jerat ribawi. Pikulbareng ini hadir dalam rangka membangkitkan ekonomi umat," kata dia di Jakarta, Kamis (17/8/2017.

Menurut dia, Pikulbareng kepada calon yang diberi modal salahsatunya menggunakan aqad murobaha, selaku penyalur dana, dengan aqad ini hanya meminta imbal 2-2,5%. Berbeda dengan perbankan yang rata-rata meminta bagian ke nasabah anatara 13-15%.

Adapun Pikulbarenng mendapatkan funding atau pendanaan berasal dari investor. Aqad pihaknya dengan investor sebagai wakalah bil ujroh. Bagian investor Pikulbareng akan mendapatkan bagi hasil kisaran 20-25%. Lebih tinggi dari rata-rata deposito yang hanya memberikan 6-7% per tahun.

Ia mengaku, Pikulbareng tidak menghimpun dana investor, sehinggga kecil sekali terjadi fraud atau kejahatan keuangan. Dalam hal ini, keuangan langsung disalurkan investor ke calon penerima dana.

Pilot projek yang sudah sukses, lanjut dia, berupa bisnis alat kesehatan, dalam hal ini perlengkapan cuci darah. Sebabnya kehadiran BPJS Kesehatan mendapatkan gratis treatment 8 kali cuci, yang tanpa BPJS dengan asuransi biasa hanya tiga kali kurang lebihnya.

Projek kedua pada bidang pendidikan.

Agar pembiayaan kepada calon costumer dapat imbal hasil, Desvanto Suroso, owner Pikulbareng lainnya, akan selektif membiayai suatu projek. Ini salah satu mitigasi risiko pengembalian macet. Paling tidak, Pikulbareng terlebih dahulu melihat legalitas usaha, minimal usaha sudah berjalan satu tahun dan prospektif.

"Tim hukum kita sedang berdiskusi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kita ingin taat hukum. Plafon minimal kisaran Rp50 juta sampai Rp100 juta maksimal bebas," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bank Mandiri Syariah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 22:14 WIB

Bank Mandiri Syariah Berharap Dapat Ruang Besar Untuk Biayai Infrastruktur

Jakarta-Bank Mandiri Syariah mengharapkan diberikan ruang yang cukup lebar untuk terlibat pada pendanaan proyek-proyek infrastruktur yang digagas pemerintah.

Menperin Airlangga Hartarto beserta Dirjen IKTA Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat mengunjungi pabrik mainan PT Mattel Indonesia (Foto: Humas)

Selasa, 23 Januari 2018 - 21:55 WIB

Menperin: SNI Wajib Mainan Hanya Untuk Korporasi, Bukan Personal

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menegaskan, SNI wajib mainan berlaku untuk korporasi yang akan melakukan penjualan atau distribusi di Indonesia.

Komunitas Lari BAZNAZ. (Dok. Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 21:47 WIB

Kampanye BAZNAS Merambah ke Komunitas Lari

Dalam rangka perayaan milad Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-17, BAZNAS meluncurkan program Baznas Runner pada Minggu (21/1). BAZNAS Runner adalah komunitas lari yang memiliki visi yaitu…

Asisten Deputi Bidang Asuransi, Penjaminan dan Pasar Modal pada Deputi Bidang Pembiayaan, Kementerian Koperasi dan UKM, Willem Halomoan Pasaribu dalam acara Sosialisasi Program KUR perdana tahun 2018 di Pekanbaru, Riau, Selasa (23/1/2018).

Selasa, 23 Januari 2018 - 21:43 WIB

Pemerintah Tetapkan Pagu Anggaran Subsidi KUR 2018 senilai Rp 13.66 T

Pada tahun 2018 ini, pemerintah terus menunjukkan keberpihakan kepada usaha mikro, kecil dan menegah untuk meningkatkan akses pada sumber pembiayaan. Target alokasi penyaluran KUR bertambah…

baznaz pecahkan rekor muri

Selasa, 23 Januari 2018 - 20:38 WIB

Disaksikan BAZNAS, Infak PNS "5 Menit Rp 622 Juta" Pecahkan Rekor Muri

Disaksikan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, menorehkan "tinta emas" di Museum Rekor Indonesia (Muri). Pemecahan rekor yang telah ditandatangani…