Aplikasi Onta Permudah Para Traveler Cari Informasi Destinasi Wisata

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 17 Agustus 2017 - 00:10 WIB

Soft Launching OnTA (Online Travel Assistant) di di Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta, Rabu (16/8/2017) (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)
Soft Launching OnTA (Online Travel Assistant) di di Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta, Rabu (16/8/2017) (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Saat ini, traveling merupakan salah satu kebutuhan bagi semua orang bahkan bisa menjadi hobi. Tentunya, saat ini banyak sekali aplikasi untuk mempermudah para traveler untuk mengetahui letak suatu destinasi yang menurutnya menarik dan unik untuk dijelajahi. Tentunya, hal ini menjadi peluang bagi para pelaku bisnis di Indonesia, dan menjadi peluang yang besar di sektor pariwisata.

Oleh karena itu, untuk mempermudah para traveler mendapatkan informasi suatu destinasi di semua belahan dunia, maka, diluncurkanlah OnTA (Online Travel Assistant) yang resmi diluncurkan pada Rabu Malam, (16/8/2017) di Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta.

Menurut Pieter K. Senkey, selaku Chief Executive Officer OnTa mengatakan, "OnTA merupakan media sosial dimana para insan pariwisata, pemandu wisata, pemilik restoran atau pelaku industri pariwisata berbagi atau sharing tentang pengalaman mereka melalui unggahan foto, video ataupun cerita tentang daerah wisata tersebut," ujarnya saat soft launching, OnTA di i Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Ia mengatakan, sebelumnya OnTA sudah tersedia di GooglePlay sejak 3 Agustus 2017. Hingga saat ini sudah diunggah oleh lebih dari 1.000 orang, dan saat ini aplikasi OnTA baru hanya bisa didownload melalui GooglePlay bagi pengguna Android

Jadi, tambah Dia, untuk mencari tempat destinasi yang menarik, tempat kuliner yang enak, mereka bisa sharing di OnTA ini.

"Fitur yang ada dapat membantu para traveler mendapatkan informasi, yakni jika ada satu komunitas pecinta kuliner, bisa membuat suatu grup khusus untuk pecinta kuliner, dan para pengguna lain bisa masuk ke dalam grup tersebut atau membuat grup private," sambungnya.

Untuk target pasar, Kami targetkan pada usia 13 hingga 55 tahun, karena dikirakan usia tersebut yang masih produktif dan masih menggunakan smartphone untuk mencari informasi.

"Untuk satu tahun pertama, kami menargetkan pengguna aplikasi OnTA ini mencapai 700 hingga 1 juta orang," kata Pieter.

Selain fitur grup, OnTA juga menyediakan fitur dimana dapat menampilkan lokasi terkini para anggota berada dan juga melihat lokasi anggota grup yang private.

"Harapannya, OnTA ini akan sebagai 'The World Travel Community' yang menjadi sebuah aplikasi komunitas satu-satunya di dunia, dan tentunya diharapkan dapat membantu para pelaku industri pariwisata sekaligus untuk mempromosikan obyek wisata dalam negeri dan luar negeri," pungkasnya, Pieter.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Senin, 28 Mei 2018 - 17:02 WIB

IKM Batik Nasional Bakal Melenggak-Lenggok di Paris, Perancis

Kementerian Perindustrian terus melakukan promosi keunggulan batik sebagai hasil kebudayaan Tanah Air. Salah satunya dengan mendukung para pelaku IKM untuk berpartisipasi dalam ajang pameran…

Nusa Flying International School Akan Segera Bangun Sekolah Penerbangan di Tanjung Lesung

Senin, 28 Mei 2018 - 16:57 WIB

Nusa Flying International School Akan Segera Bangun Sekolah Penerbangan di Tanjung Lesung

Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka kerjasama antara keduanya untuk membuka sekolah penerbangan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung. PT BWJ merupakan pengelola dari KEK Tanjung…

Industri kaca lembaran. (Foto Ist)

Senin, 28 Mei 2018 - 16:15 WIB

Makin di Ujung Tanduk, Asosiasi Kaca Lembaran Desak Pemerintah Turunkan Harga Gas Serta Redam Impor Kaca dari Malaysia

Membanjirnya produk impor dan masih tingginya harga gas industri di Tanah Air telah membawa industri kaca nasional berada di ujung tanduk.

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan

Senin, 28 Mei 2018 - 15:52 WIB

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Buat Prototipe Pesawat Tanpa Awak Pemadam Kebakaran

Pesawat tanpa awak tersebut diberi nama PROPEDER Prototype Robot Terbang Pemadam Kebakaran.

Perry Warjiyo Gubernur Bank Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 28 Mei 2018 - 15:00 WIB

BI Antisipasi Modal Keluar Jelang Pertemuan FOMC

Bank Indonesia menyebutkan terus meningkatkan pengawasan dan mitigasi terhadap potensi keluarnya modal asing yang bisa menggerus nilai tukar rupiah terutama menjelang rapat Komite Pasar Terbuka…